• Mon, Jan 19, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

2 October 2025 07:52  |

Shutdown Memanas: Dana Diblokir, Pegawai Terancam

Pemerintahan Trump mempertegas langkah saat shutdown federal dengan menyalahkan Demokrat atas potensi PHK pegawai dan menahan pendanaan proyek infrastruktur di negara bagian “biru”. Pendanaan pemerintah habis dan Kongres buntu soal perpanjangan belanja, sementara kedua kubu saling menyalahkan. RUU jembatan pendanaan dari Partai Republik maupun Demokrat sama-sama kandas, dan Kongres diliburkan pada Kamis untuk peringatan Yom Kippur—membuat kebuntuan makin berlarut.

Dari Gedung Putih, Wakil Presiden JD Vance mengatakan pemerintah “harus memberhentikan sebagian orang” jika shutdown berkepanjangan demi memprioritaskan layanan esensial—meski ukuran birokrasi federal tidak terkait kondisi kas negara saat izin belanja kedaluwarsa. Direktur Anggaran Russell Vought memberi sinyal PHK baru dalam beberapa hari, dan memperingatkan program pangan WIC berpotensi kehabisan dana pekan depan. Di saat yang sama, Gedung Putih menandai shutdown ini sebagai peluang merombak birokrasi dan memusatkan kewenangan eksekutif, termasuk lewat praktik “impoundment” yang sebelumnya telah memicu sengketa hukum.

Tekanan politis juga tampak pada kebijakan sektoral. Pemerintah menahan sekitar $18 miliar dana federal untuk proyek Second Avenue Subway di New York dan Hudson Tunnel ke New Jersey dengan alasan peninjauan, serta mencabut $8 miliar proyek energi hijau di negara bagian dengan senator Demokrat. Beberapa situs lembaga pemerintah memuat pesan partisan yang menyalahkan Demokrat, memicu kekhawatiran pelanggaran Hatch Act. Di lapangan, kebingungan meluas: ada mantan pegawai Kemenlu yang salah kirim surat furlough, sementara staf FAA mengaku belum jelas statusnya selain instruksi “penutupan teratur”.

Meski banyak fungsi publik berhenti, layanan vital—keamanan nasional, militer, penegakan hukum—tetap berjalan, walau sebagian pegawainya tanpa gaji sementara. IRS tetap dibuka dengan dana dari Inflation Reduction Act 2022. Program manfaat besar seperti Social Security, Medicare, Medicaid serta layanan pos USPS tetap beroperasi. Namun banyak unit Departemen Tenaga Kerja termasuk BLS ditutup; taman nasional membuka area terbuka saja, museum dan fasilitas indoor ditutup, Kebun Binatang Nasional menutup akses pengunjung meski hewan tetap dirawat. Penelitian federal dan sebagian kegiatan NIH/CDC/EPA ikut terhenti.

Ada tanda tipis upaya meretas jalan tengah: sekitar 20 senator lintas partai berdiskusi informal mengeksplor opsi mengakhiri kebuntuan—termasuk kompromi soal subsidi ACA—namun krisis kepercayaan antara Senat dan DPR masih tinggi. Sementara itu, Washington DC menghidupkan kampanye “DC is Open” untuk menahan pukulan ke ekonomi lokal. Ini adalah shutdown pertama sejak Januari 2019 dan yang keempat di dua masa jabatan Trump, dengan Gedung Putih memberi sinyal akan memanfaatkan penutupan untuk mendorong perubahan struktural besar di pemerintahan federal.

Poin Intinya:

Pendanaan habis, RUU jembatan dari kedua kubu gagal, kebuntuan berlanjut.

Gedung Putih ancam PHK dan menahan $18 miliar proyek rel/terowongan; $8 miliar proyek hijau dibatalkan.

Sejumlah situs lembaga memuat pesan partisan, picu kekhawatiran Hatch Act.

Layanan esensial tetap jalan (sering tanpa gaji sementara); banyak fungsi non-esensial ditutup.

IRS tetap buka (didanai IRA 2022); Social Security/Medicare/Medicaid/USPS tetap beroperasi

Taman nasional buka area terbuka; museum/gedung tertutup ditutup; riset federal banyak terhenti.

Ada pembicaraan lintas partai tapi kepercayaan rendah; DC dorong kampanye “DC is Open.”

Shutdown kali ini dipakai administrasi untuk mendorong konsolidasi kewenangan eksekutif.

Sumber: Bloomberg.com

Related News

GLOBAL ECONOMY

Trump Berjanji untuk 'Segera' Bernegosiasi untuk Mengakhiri ...

Presiden Donald Trump mengumumkan pada hari Rabu bahwa ia dan pemimpin Rusia sepakat melalui panggilan telepon untuk "segera"...

13 February 2025 12:25
GLOBAL ECONOMY

Nonfarm Payrolls AS Naik 143.000 Pada Januari Vs. 170.000 Ya...

Nonfarm Payrolls (NFP) di AS naik 143.000 pada Januari, Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) melaporkan pada hari Jumat. Angk...

7 February 2025 20:40
GLOBAL ECONOMY

Kanada Akan Mengumumkan Tarif Balasan Senilai C$29,8 Miliar ...

Kanada akan mengumumkan tarif balasan senilai C$29,8 miliar terhadap Amerika Serikat pada hari Rabu (12/3) sebagai tanggapan ...

12 March 2025 18:54
GLOBAL ECONOMY

Tiongkok Tegaskan AS Harus Membatalkan Tarif Sebelum Pembica...

Beijing menegaskan kembali seruannya kepada AS untuk membatalkan tarif sepihak terhadap Tiongkok, menggarisbawahi kebuntuan a...

8 May 2025 16:16
BIAS23.com NM23 Ai