• Thu, Jul 9, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

9 July 2026 21:28  |

Penjualan Rumah AS Turun Tak Terduga, Sinyal Ekonomi Melemah

Penjualan rumah lama di Amerika Serikat turun tak terduga pada Juni 2026. Data ini memberi sinyal bahwa pasar properti AS masih berada di bawah tekanan, terutama di tengah tingginya biaya pinjaman dan harga rumah yang tetap mahal.

Existing home sales turun 2,4% dibandingkan bulan sebelumnya menjadi 4,09 juta unit secara tahunan dan telah disesuaikan secara musiman. Angka ini berada di bawah ekspektasi pasar yang sebelumnya memperkirakan penjualan tetap stabil di 4,20 juta unit.

Penurunan terbesar terjadi di wilayah South, dengan penjualan turun 3,6% menjadi 1,89 juta unit. Di Midwest, penjualan melemah 3,0% menjadi 0,98 juta unit, sementara wilayah West turun 1,3% menjadi 0,74 juta unit.

Namun, wilayah Northeast masih mencatat kenaikan. Penjualan rumah di kawasan tersebut naik 2,1% menjadi 0,48 juta unit, sehingga sedikit menahan tekanan dari pelemahan di wilayah lainnya.

Dari sisi pasokan, inventaris rumah turun 0,6% menjadi 1,56 juta unit. Jumlah tersebut setara dengan 4,6 bulan pasokan, menunjukkan bahwa ketersediaan rumah masih belum terlalu longgar meski permintaan melemah.

Menariknya, harga rumah justru masih naik. Rata-rata harga penjualan rumah lama meningkat 1,8% dibandingkan tahun sebelumnya menjadi US$440.600, level tertinggi dalam lebih dari satu tahun.

Kondisi ini menunjukkan tekanan ganda di pasar properti AS. Di satu sisi, pembeli mulai menahan diri karena biaya kredit masih tinggi. Di sisi lain, harga rumah yang tetap mahal membuat daya beli semakin terbatas.

Bagi market, data ini bisa menjadi sinyal pelemahan ekonomi AS. Jika sektor properti terus melambat, ekspektasi terhadap sikap agresif The Fed dapat sedikit mereda. Namun, kenaikan harga rumah tetap menjadi catatan karena dapat menjaga tekanan inflasi di sektor perumahan.

Dampaknya, data ini cenderung kurang positif untuk dolar AS dalam jangka pendek. Untuk emas, pelemahan data properti bisa menjadi sentimen pendukung karena pasar dapat menilai ekonomi AS mulai kehilangan momentum.

Sumber:: Newsmaker.id

Related News

GLOBAL ECONOMY

Trump Berjanji untuk 'Segera' Bernegosiasi untuk Mengakhiri ...

Presiden Donald Trump mengumumkan pada hari Rabu bahwa ia dan pemimpin Rusia sepakat melalui panggilan telepon untuk "segera"...

13 February 2025 12:25
GLOBAL ECONOMY

Nonfarm Payrolls AS Naik 143.000 Pada Januari Vs. 170.000 Ya...

Nonfarm Payrolls (NFP) di AS naik 143.000 pada Januari, Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) melaporkan pada hari Jumat. Angk...

7 February 2025 20:40
GLOBAL ECONOMY

Kanada Akan Mengumumkan Tarif Balasan Senilai C$29,8 Miliar ...

Kanada akan mengumumkan tarif balasan senilai C$29,8 miliar terhadap Amerika Serikat pada hari Rabu (12/3) sebagai tanggapan ...

12 March 2025 18:54
GLOBAL ECONOMY

Tiongkok Tegaskan AS Harus Membatalkan Tarif Sebelum Pembica...

Beijing menegaskan kembali seruannya kepada AS untuk membatalkan tarif sepihak terhadap Tiongkok, menggarisbawahi kebuntuan a...

8 May 2025 16:16
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai