• Fri, Jan 16, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

23 December 2025 16:52  |

China Terus Meningkatkan Pembelian Emas Resmi di 2025

Pada tahun 2025, China kembali memperlihatkan keseriusannya dalam memperkuat cadangan emas negara, dengan People's Bank of China (PBoC) yang tercatat menambah sekitar 21 ton emas sepanjang tahun ini. Ini menjadikan total cadangan emas China mencapai lebih dari 2.300 ton, menjadikannya salah satu negara dengan cadangan emas terbesar di dunia. Pembelian emas ini menjadi bagian dari strategi China untuk memperkuat cadangan devisa dan mendiversifikasi aset, mengingat ketegangan geopolitik dan ketidakpastian ekonomi global yang semakin meningkat.

China sudah tercatat sebagai pembeli emas aktif selama beberapa tahun terakhir, dan tren ini diperkirakan akan berlanjut. Meskipun data resmi dari IMF menunjukkan pembelian sekitar 21 ton hingga Desember 2025, banyak analis memperkirakan angka sesungguhnya jauh lebih besar. Societe Generale dan beberapa analis lainnya memperkirakan bahwa pembelian emas China di pasar global bisa lebih dari 200 ton, dengan sebagian besar pembelian tidak tercatat dalam data resmi. World Gold Council (WGC) mencatat bahwa pembelian oleh bank sentral global, termasuk China, terus meningkat sebagai respon terhadap ketidakpastian pasar dan inflasi yang tinggi.

Dengan meningkatnya pembelian emas oleh China, beberapa pengamat pasar melihat langkah ini sebagai strategi untuk mengurangi ketergantungan pada dolar AS dan memperkuat posisinya di pasar global. Selain itu, situasi geopolitik yang semakin tegang, seperti ancaman serangan AS terhadap operasi narkoba di Amerika Latin dan ketidakpastian pasar energi, semakin mendorong permintaan terhadap emas sebagai aset safe-haven. Harga emas pun terus menunjukkan pergerakan positif, didorong oleh kekhawatiran atas stabilitas ekonomi global dan upaya diversifikasi cadangan oleh negara-negara besar.

Dengan tren ini, pasar emas global semakin melihat bahwa pembelian oleh bank sentral, khususnya China, bukan hanya sebagai upaya untuk mengamankan kekayaan, tetapi juga untuk menanggapi ancaman dan tantangan ekonomi yang sedang berlangsung. Sebagai negara dengan ekonomi terbesar kedua di dunia, kebijakan pembelian emas China ini akan terus menjadi sorotan, mempengaruhi dinamika pasar emas global ke depan.(mrv)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

GLOBAL ECONOMY

Trump Berjanji untuk 'Segera' Bernegosiasi untuk Mengakhiri ...

Presiden Donald Trump mengumumkan pada hari Rabu bahwa ia dan pemimpin Rusia sepakat melalui panggilan telepon untuk "segera"...

13 February 2025 12:25
GLOBAL ECONOMY

Nonfarm Payrolls AS Naik 143.000 Pada Januari Vs. 170.000 Ya...

Nonfarm Payrolls (NFP) di AS naik 143.000 pada Januari, Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) melaporkan pada hari Jumat. Angk...

7 February 2025 20:40
GLOBAL ECONOMY

Kanada Akan Mengumumkan Tarif Balasan Senilai C$29,8 Miliar ...

Kanada akan mengumumkan tarif balasan senilai C$29,8 miliar terhadap Amerika Serikat pada hari Rabu (12/3) sebagai tanggapan ...

12 March 2025 18:54
GLOBAL ECONOMY

Tiongkok Tegaskan AS Harus Membatalkan Tarif Sebelum Pembica...

Beijing menegaskan kembali seruannya kepada AS untuk membatalkan tarif sepihak terhadap Tiongkok, menggarisbawahi kebuntuan a...

8 May 2025 16:16
BIAS23.com NM23 Ai