• Tue, Apr 28, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

28 April 2026 03:55  |

AS Bahas Proposal Iran soal Hormuz, Garis Merah Nuklir Tetap Jadi Pengunci

Gedung Putih mengatakan pejabat AS sedang membahas proposal terbaru Iran, namun menegaskan “garis merah” untuk mengakhiri perang delapan pekan tetap tidak berubah—terutama mencegah Teheran memperoleh senjata nuklir. Juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt menyebut Presiden Donald Trump telah menggelar rapat dengan pejabat keamanan nasional untuk membahas proposal itu dan akan menyampaikan sikapnya “segera”.

Komentar tersebut muncul setelah laporan bahwa Iran menawarkan kesepakatan sementara: membuka kembali Selat Hormuz sebagai imbalan AS mengakhiri blokade pelabuhan-pelabuhan Iran, sementara negosiasi yang lebih kompleks terkait program nuklir ditunda ke tahap berikutnya. Media Iran juga menyebut Araqchi akan menyampaikan kepada mediator Pakistan bahwa konflik bisa berakhir jika AS mencabut blokade, menyepakati kerangka hukum baru untuk lalu lintas di selat, dan memberi jaminan tidak ada aksi militer lanjutan. Di saat yang sama, Trump disebut tetap menginginkan isu nuklir diselesaikan sebagai bagian dari kesepakatan dan menahan blokade sampai tujuan itu tercapai—membuat ruang kompromi masih sempit.

Pasar minyak tetap memantau kebuntuan ini karena arus Hormuz yang tersendat menjaga keketatan pasokan fisik. Brent naik untuk sesi keenam beruntun dan ditutup di atas US$108/barel, sementara WTI berakhir di atas US$96/barel, dengan pelaku pasar menambah premi risiko setelah harapan pembicaraan damai akhir pekan kandas. Selama akses Hormuz belum pulih, risiko inflasi energi cenderung bertahan dan menjaga pasar sensitif terhadap headline diplomasi, status blokade, serta sinyal apakah kerangka “interim deal” benar-benar bisa dijalankan tanpa menyentuh isu nuklir yang tetap menjadi titik tarik utama.(Arl)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

GLOBAL

Mahkamah Agung Brasil Tanggapi Keras Ancaman Tarif Trump Ter...

Mahkamah Agung Brasil merespons keras ancaman tarif yang dilontarkan oleh Presiden AS Donald Trump terkait penyelidikan hukum...

21 July 2025 08:22
GLOBAL

Iran Balas Serangan AS, Tapi Pilih Jalur Diplomasi?

Iran meluncurkan rudal ke Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar pada Senin pagi sebagai balasan atas serangan udara Amerika Serik...

24 June 2025 07:49
GLOBAL

OPEC+ Meningkatkan Produksi, Namun Tanda Tanya Besar Masih A...

OPEC+ secara resmi menyelesaikan pemangkasan produksi minyak selama dua tahun dengan menyetujui peningkatan produksi final se...

4 August 2025 08:36
GLOBAL

Ancaman BRICS Belum Berakhir!

Presiden AS Donald Trump kembali mengancam akan mengenakan tarif 10% atas impor dari negara-negara anggota BRICS. Dalam komen...

21 July 2025 08:13
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai