Ekspektasi Rate Cut The Fed Angkat GBP/USD
Pound sterling bertahan di kisaran US$1,35–1,36 terhadap dolar AS pada perdagangan Rabu (13/8), didorong ekspektasi kuat bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga pada September. Data LSEG/CME menunjukkan pelaku pasar kini mematok 94% peluang pemangkasan, seiring inflasi Juli AS yang mereda, sehingga menekan dolar dan mengangkat pasangan berisiko seperti GBP/USD. Harga spot terbaru Reuters menempatkan GBP/USD sekitar 1,35 dengan rentang hari ini 1,35–1,36.
Dari Inggris, Bank of England (BoE) pekan lalu memangkas Bank Rate sebesar 25 bps menjadi 4,00% melalui voting tipis 5–4, menandakan kehati-hatian bank sentral dalam fase pelonggaran berikutnya. BoE dalam Monetary Policy Report (Agustus) memperkirakan pertumbuhan PDB kuartal II 2025 sebesar 0,1% (q/q). Investor kini menunggu rilis resmi ONS untuk GDP kuartal II dan GDP bulanan Juni pada Kamis, 14 Agustus 2025 pukul 07.00 BST (13.00 WIB), yang berpotensi memicu volatilitas lanjutan di sterling.
Secara teknikal, zona 1,3500 berperan sebagai support intraday (batas bawah rentang hari ini), sementara 1,3600 menjadi resistensi psikologis; level tinggi terbaru di sekitar 1,3588 yang tercatat pada 24 Juli juga dipantau sebagai hambatan awal. Penutupan harian di atas 1,3600 membuka ruang menuju area puncak tahun ini, sedangkan kegagalan bertahan di atas 1,3500 berisiko memicu uji ulang support lebih rendah.
Ke depan, arah GBP/USD akan ditentukan oleh kombinasi hasil GDP Inggris dan narasi pemangkasan suku bunga The Fed. Inflasi AS yang kian tenang mempertahankan bias pelemahan dolar, namun kejutan negatif dari data pertumbuhan Inggris dapat menahan reli sterling dalam jangka pendek.(mrv)
Sumber : Newsmaker.id