Semua Langkah Kebijakan Trump Berikan Dorongan Untuk Logam Kuning
Donald Trump yang resmi dilantik sebagai Presiden Amerika Serikat pada tanggal 20 Januari 2025 lalu telah merealisasikan beberapa kebijakan yang sebelumnya hanya kita dengar melalui pidato-pidatonya. Kebijakan-kebijakan tersebut dinilai luas dapat menyebabkan Amerika Serikat mengalami inflasi lebih lanjut yang bahkan dapat menyebar hingga menjadi masalah global.
Kebijakan awal Trump adalah mengenakan tarif impor terhadap tiga negara, yaitu Kanada, Meksiko, dan China, di mana kedua negara yang disebutkan di awal tersebut akhirnya mengalami penangguhan tarif karena mampu berjanji untuk mengambil tindakan tegas terhadap isu migrasi dengan menjanjikan akan menempatkan ratusan pasukan tambahan untuk menjaga perbatasan dan mencegah masuknya narkotika dan obat-obatan terlarang ke Amerika. Namun, hal tersebut tidak berlaku bagi China yang akhirnya dikenakan tarif impor sebesar 10%.
Penundaan tarif terhadap Kanada dan Meksiko serta pemberlakuan tarif terhadap China pada akhirnya tidak mengubah pandangan para pelaku pasar, yang mana banyak di antaranya justru menjadi yakin bahwa dunia perdagangan global tengah memasuki sesi perang dingin yang dapat menimbulkan aksi dan reaksi dari negara-negara yang terancam tarif dari Amerika.
Menyusul perang dagang yang telah terjadi dan tampaknya akan meluas, Trump kembali melakukan tindakan lanjutan yang membuat banyak orang geram, ia berencana untuk mengejutkan Gaza dan mengusir seluruh 2 juta warga Palestina untuk ditempatkan di Yordania dan Mesir yang langsung ditolak oleh kedua negara.
Dalam hal ini, Trump secara langsung telah menciptakan lingkungan yang dapat membuat emas tumbuh subur, ia telah menciptakan keraguan dan ketidakpastian dalam perdagangan global dan geopolitik yang akhirnya membuat orang mencari perlindungan pada aset lindung nilai yang stabil dan anti inflasi, dan yang terbaik untuk semua itu adalah Emas.
Meskipun mengalami koreksi pada hari Kamis (6/2) akibat aksi ambil untung dan sedikit kenaikan imbal hasil obligasi AS, emas diperkirakan akan terus mengalami kenaikan mingguannya minggu ini. Pada pukul 09.20 WIB, emas diperdagangkan pada harga $2868 atau hanya berjarak $5 dari level tertinggi sepanjang masa di $2873.
Sumber: (mrv@Newsmaker)