• Sat, Jan 17, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

24 June 2025 16:27  |

Harga Emas kok Malah Turun di Tengah Perang Israel-Iran ?

Seperti yang sudah diketahui banyak orang emas merupakan salah satu aset save haven atau lindung nilai yang paling banyak di cari ditengah ketidakpastian geopolitik, salah satunya adalah perang. Tetapi yang terjadi pada beberapa hari terakhir justru sebaliknya. Kenapa demikian? Mari kita bahas alasannya satu persatu :

 

1.       Gencatan Senjata Meredakan Kekhawatiran

Pengumuman gencatan senjata Israel–Iran oleh Trump melemahkan permintaan safe‑haven, karena pasar menilai konflik tak semudah diperdiksi. Harga emas langsung turun ke level terendah dua minggu. Disisi lain Reli pasar saham dan penurunan harga minyak adalah tanda berkurangnya ketegangan geopolitis, sehingga investor beralih dari emas ke aset risiko .

 

2.       Penguatan Dolar AS

Dolar kembali kuat karena investor kembali masuk ke aset-aset dolar, mengurangi permintaan terhadap emas. Penguatan DXY sekitar 0,3–0,5% memberi tekanan langsung pada XAU karena emas dianggap lebih mahal untuk pemegang mata uang lain.

 

3.       Ekspektasi Suku Bunga The Fed

Pasar saat ini tidak terlalu yakin bahwa Federal Reserve akan segera menurunkan suku bunga.Suku bunga yang tinggi membuat emas kurang menarik, karena emas tidak memberikan imbal hasil (yield), berbeda dengan obligasi AS yang jadi lebih menarik saat suku bunga tinggi.

 

4.       Tidak Ada Eskalasi Nyata Setelah Konflik

Konflik Timur Tengah sering kali memicu lonjakan harga emas, hanya jika ada eskalasi nyata seperti serangan lanjutan, retaliasi besar, keterlibatan negara besar secara langsung. Tapi dalam kasus ini, pasar melihat situasinya masih terkendali pasca pernyataan gencatan senjata.

 

5.       Penurunan Permintaan Fisik

Di beberapa negara pengimpor besar (seperti India & Tiongkok), permintaan emas fisik melambat karena, harga emas sebelumnya terlalu tinggi, adanya regulasi impor/pajak, pelemahan daya beli.

 

Kesimpulannya adalah Walau secara teori perang = naiknya harga emas, pasar masih harus melihat konteks lebih dalam: apakah konflik benar-benar eskalatif, apakah dolar sedang naik, bagaimana arah Fed, dan di mana investor merasa “lebih aman” saat itu.

Sumber : (mrv@Newsmaker)

Related News

ANALYSIS & OPINION

Sikap Hati-Hati Investor Lemahkan Emas

Para pejabat The Fed tadi malam mengatakan bahwa mereka masih tetap bersabar untuk mempertahankan suku bunga di kisaran 4,25%...

29 May 2025 09:18
ANALYSIS & OPINION

6 Poin Deklarasi KTT BRICS di Rusia: 'Tekan' Dolar-Perang Ti...

Negara-negara BRICS menyetujui komunike bersama pada Rabu (23/10/2024) selama pertemuan puncak tiga hari kelompok tersebut di...

25 October 2024 22:58
ANALYSIS & OPINION

Semua Langkah Kebijakan Trump Berikan Dorongan Untuk Logam K...

Donald Trump yang resmi dilantik sebagai Presiden Amerika Serikat pada tanggal 20 Januari 2025 lalu telah merealisasikan bebe...

7 February 2025 09:28
ANALYSIS & OPINION

Amerika Berencana Jual Cadangan Emasnya, Apa Bisa Picu Korek...

Berita mengejutkan datang dari Amerika disaat mentri perdagangan mereka Scott Bessent diberitakan mencoba untuk merevaluasi k...

21 February 2025 10:12
BIAS23.com NM23 Ai