Pengaruh Geopolitik Masih Kuat, Safe Haven Terus Dicari
Hari ini, pasar menantikan keputusan suku bunga dari Bank Sentral Eropa (ECB) serta data klaim pengangguran mingguan dari Amerika Serikat. Kedua data ini berpotensi mempengaruhi sentimen pasar terhadap emas sebagai aset lindung nilai.
Selain itu Berita mengenai potensi dialog antara Amerika Serikat dan Tiongkok terkait tarif impor baja dan aluminium memberikan harapan akan meredanya ketegangan perdagangan, yang dapat mempengaruhi permintaan terhadap emas. Hal lain yang mendukung adalah masih berlanjutnya perang yang terjadi antara Ukraina – Rusia setelah Putin mengatakan akan membalas serangan terhadap 40 pesawat Rusia oleh Ukraina. Sementara itu perjanjian nuklir antara Amerika dan Iran masih belum menemui titik temu yang dapat mempengaruhi permintaan terhadap emas.
Meskipun terjadi fluktuasi harga, permintaan emas tetap kuat, terutama dari bank sentral yang terus menambah cadangan emas mereka. Hal ini menunjukkan bahwa emas masih dianggap sebagai aset yang aman di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Pergerakan harga emas hari ini mencerminkan dinamika pasar yang dipengaruhi oleh berbagai faktor global, termasuk kebijakan moneter dan ketegangan perdagangan. Bagi investor, penting untuk terus memantau perkembangan ini dan mempertimbangkan emas sebagai bagian dari strategi diversifikasi portofolio.
Sumber : (mrv@Newsmaker)