• Thu, Jan 15, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

7 January 2026 12:24  |

Emas Turun Hari Ini, Koreksi Sehat atau Sinyal Bahaya?

Harga emas melemah pada perdagangan hari ini setelah sebelumnya mencatat kenaikan tajam dalam beberapa sesi terakhir. Penurunan ini membuat sebagian pelaku pasar bertanya-tanya: apakah ini awal pembalikan tren, atau sekadar koreksi sementara? Hingga sesi Asia, emas tercatat turun tipis, seiring investor mulai bersikap lebih hati-hati.

Dari sisi fundamental, pelemahan emas dipicu oleh pergeseran fokus pasar ke data ekonomi Amerika Serikat. Meski tensi geopolitik global masih tinggi—mulai dari isu Venezuela hingga ketegangan di kawasan Arktik—pelaku pasar cenderung mengabaikannya untuk sementara. Perhatian utama tertuju pada rangkaian data AS, terutama laporan tenaga kerja (Nonfarm Payrolls) yang dinilai krusial dalam menentukan arah kebijakan suku bunga The Fed.

Faktor lain yang menekan emas adalah penguatan tipis dolar AS. Saat dolar menguat, emas menjadi relatif lebih mahal bagi investor global karena dihargai dalam mata uang tersebut. Selain itu, emas juga mengalami aksi ambil untung (profit taking) setelah reli lebih dari 4% dalam tiga hari dan bergerak dekat area harga tertinggi sepanjang masa. Tekanan tambahan datang dari isu rebalancing indeks komoditas global yang berpotensi memicu arus jual dari dana pasif.

Secara teknikal, pelemahan emas dinilai masih wajar. Harga tertahan di area resistance kuat di kisaran 4.480–4.500, sehingga memicu tekanan jual alami. Indikator teknikal seperti RSI sebelumnya berada di area jenuh beli (overbought), membuat koreksi menjadi hal yang sehat. Selama harga masih bertahan di atas area support penting, struktur tren emas tetap dinilai bullish.

Kesimpulannya, penurunan harga emas hari ini lebih mencerminkan koreksi sehat dalam tren naik, bukan sinyal pembalikan arah. Pasar kini menunggu katalis berikutnya dari data ekonomi AS untuk menentukan langkah selanjutnya. Selama ketidakpastian global dan ekspektasi pemangkasan suku bunga masih ada, emas tetap dipandang menarik sebagai aset lindung nilai dalam jangka menengah hingga panjang.(mrv)

Source : Newsmaker.id

Related News

ANALYSIS & OPINION

Sikap Hati-Hati Investor Lemahkan Emas

Para pejabat The Fed tadi malam mengatakan bahwa mereka masih tetap bersabar untuk mempertahankan suku bunga di kisaran 4,25%...

29 May 2025 09:18
ANALYSIS & OPINION

Prospek 2026: 4 Aset, 1 Pertanyaan Besar—Risk On atau Risk...

Arah pasar keuangan global pada 2026 diperkirakan ditentukan oleh kombinasi pertumbuhan ekonomi yang melambat, tren penurunan...

28 December 2025 12:20
ANALYSIS & OPINION

6 Poin Deklarasi KTT BRICS di Rusia: 'Tekan' Dolar-Perang Ti...

Negara-negara BRICS menyetujui komunike bersama pada Rabu (23/10/2024) selama pertemuan puncak tiga hari kelompok tersebut di...

25 October 2024 22:58
ANALYSIS & OPINION

Semua Langkah Kebijakan Trump Berikan Dorongan Untuk Logam K...

Donald Trump yang resmi dilantik sebagai Presiden Amerika Serikat pada tanggal 20 Januari 2025 lalu telah merealisasikan bebe...

7 February 2025 09:28
BIAS23.com NM23 Ai