Pasar Spekulasikan Rate Cut The Fed, Emas Bisa Naik Sejauh Mana ?
Harga emas hari ini bergerak stabil cenderung menguat di area sekitar US$4.140–US$4.150 per troy ons, setelah lonjakan hampir 2% pada sesi sebelumnya. Sentimen utama datang dari ekspektasi bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga pada pertemuan Desember, didukung komentar bernada dovish dari beberapa pejabat The Fed yang menilai pelemahan pasar tenaga kerja AS mulai terasa. Dalam situasi suku bunga berpotensi turun dan ketidakpastian ekonomi global masih tinggi, emas tetap menarik sebagai aset lindung nilai yang tidak memberikan imbal hasil bunga.
Penutupan pemerintahan AS yang panjang membuat rilis sejumlah data penting, terutama sektor tenaga kerja, tertunda. Akibatnya, pelaku pasar semakin sensitif terhadap setiap pernyataan pejabat bank sentral sebagai petunjuk arah kebijakan berikutnya. Pekan ini fokus tertuju pada rilis data penjualan ritel, inflasi produsen, dan klaim pengangguran yang akan menjadi acuan tambahan jelang keputusan suku bunga bulan depan. Hasil data tersebut berpotensi menguatkan atau justru meredam peluang pemangkasan suku bunga yang saat ini sudah cukup agresif dihargai oleh pasar.
Dari sisi teknikal, emas masih berada dalam tren naik jangka menengah, dengan harga bertahan nyaman di atas area kunci US$4.000–US$4.050. Kenaikan terbaru mengonfirmasi bias bullish selama harga mampu bertahan di atas zona support tersebut. Untuk jangka pendek, support penting terlihat di sekitar US$4.100 lalu US$4.050, sementara sisi atas dibatasi resistance di kisaran US$4.160–US$4.170 sebelum area puncak historis di atas US$4.380.
Selama harga bergerak di antara support dan resistance tersebut, emas berpotensi melanjutkan pola konsolidasi dengan bias positif. Pergerakan yang lebih kuat baru diperkirakan terjadi jika ada kejutan dari data ekonomi AS atau sinyal yang lebih tegas dari The Fed: nada yang semakin dovish bisa mendorong emas menembus resistance, sementara komentar yang lebih hawkish atau data yang terlalu kuat berisiko memicu koreksi jangka pendek.(mrv)
Sumber : Newsmaker.id