
Trending

Market Update
Sumber: Newsmaker.id
Bursa saham Eropa ditutup menguat pada perdagangan Jumat (11/9) setelah harga energi turun dari puncaknya dan kenaikan yield obligasi pemerintah mulai mereda. Euro STOXX 50 naik 0,8% ke 6.323, sementara STOXX Europe 600 bertambah 0,5% menjadi 639,1.
Sentimen membaik setelah pejabat negara-negara Teluk mengumumkan rencana untuk bertemu dengan perwakilan Iran pekan depan guna membahas kemungkinan koridor pelayaran bagi tanker di Teluk Persia. Harapan akan berkurangnya gangguan pasokan membantu menekan harga energi dari level tertinggi sebelumnya.
Saham perbankan dan industri menjadi penopang utama pasar. Santander, BBVA, dan UniCredit masing-masing naik hampir 2%, sementara Siemens dan Safran menguat sekitar 2,5%. Intesa Sanpaolo melonjak 2,6% setelah pemerintah Italia menyatakan tidak akan menghalangi langkah pengambilalihan Banca MPS.
Sektor teknologi juga ikut menguat, dengan Infineon melonjak sekitar 5%. Meski begitu, secara mingguan Euro STOXX 50 masih turun sekitar 1%, sementara STOXX Europe 600 melemah 1,6% karena kekhawatiran terhadap harga energi tinggi, yield yang meningkat, dan prospek suku bunga yang tetap ketat.
Analisa Newsmaker: rebound saham Eropa pada Jumat lebih mencerminkan meredanya tekanan jangka pendek dari energi dan yield. Namun, risiko makro belum hilang setelah ECB menaikkan suku bunga dan pasar masih memperkirakan pengetatan lanjutan. Selama harga minyak tetap tinggi dan prospek suku bunga bertahan ketat, pemulihan saham Eropa berpotensi tetap terbatas.
Sumber: Newsmaker.id