
Trending

usdchf
Sumber: Newsmaker.id
Pasangan USD/CHF bergerak di sekitar 0,8210 pada perdagangan Jumat (23/10) sesi Asia setelah sebelumnya mencatat pelemahan selama tiga hari berturut-turut. Dolar AS mulai memulihkan sebagian penurunannya, tetapi penguatannya masih terbatas di tengah meningkatnya keraguan terhadap keberlanjutan investasi sektor kecerdasan buatan (AI) setelah sejumlah laporan kinerja perusahaan teknologi besar AS mengecewakan pasar.
Sentimen risiko global juga masih tertekan oleh meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Laporan mengenai persiapan AS dan Israel untuk melakukan serangan tambahan terhadap Iran setelah pemilihan paruh waktu AS meningkatkan permintaan terhadap aset safe haven. Kondisi tersebut memberikan dukungan bagi mata uang seperti franc Swiss dan yen Jepang.
Dari sisi kebijakan moneter AS, sejumlah pejabat Federal Reserve masih menunjukkan sikap hati-hati dan belum melihat urgensi untuk mempercepat pengetatan kebijakan. Ketua The Fed Kevin Warsh mengakui kekuatan ekonomi AS, tetapi belum memberikan sinyal mengenai kemungkinan kenaikan suku bunga berikutnya. Pasar kini memperkirakan peluang sekitar 92,8% The Fed mempertahankan suku bunga pada pertemuan 27–28 Oktober.
Franc Swiss juga memperoleh dukungan dari meningkatnya permintaan aset aman. Imbal hasil obligasi pemerintah Swiss tenor 10 tahun turun mendekati 0,48% seiring investor mencari perlindungan dari ketidakpastian fiskal Eropa. Arus dana tersebut berpotensi menjaga franc tetap kuat terhadap dolar AS.
Sementara itu, risalah pertemuan Swiss National Bank (SNB) menunjukkan adanya peningkatan tekanan inflasi di Swiss, meski belum menyebar secara luas ke perekonomian domestik. SNB menilai kenaikan tersebut terutama dipengaruhi harga minyak yang lebih tinggi dan pelemahan franc sebelumnya. Bank sentral Swiss masih mempertahankan suku bunga di 0% dan menilai belum diperlukan penyesuaian kebijakan.
Analisis Newsmaker: USD/CHF masih menghadapi risiko pelemahan apabila arus safe haven terus masuk ke franc Swiss dan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed semakin berkurang. Namun, pemulihan dolar AS dapat menahan penurunan pasangan ini dalam jangka pendek. Perkembangan geopolitik dan arah kebijakan The Fed akan menjadi faktor utama pergerakan USD/CHF berikutnya. (srh)
Sumber: Newsmaker.id