
Trending

Dolar AS
Sumber: Newsmaker.id
Dolar AS menguat pada perdagangan Kamis (1/10) seiring meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven di tengah lonjakan harga minyak, kenaikan yield obligasi global, serta kekhawatiran terhadap kondisi fiskal Prancis. Indeks dolar Bloomberg sempat naik sekitar 0,6% ke level tertinggi sejak akhir Juni, sementara dolar berada di jalur penguatan mingguan ketiga berturut-turut. Reuters
Euro menjadi salah satu mata uang yang paling tertekan. EUR/USD turun hingga sekitar 1% dan sempat bergerak di area US$1,12, seiring investor mengurangi eksposur terhadap aset Eropa. Tekanan terhadap euro juga diperbesar oleh kenaikan biaya energi dan kekhawatiran bahwa inflasi kawasan dapat bertahan lebih lama. Reuters
Sentimen negatif terutama datang dari pasar obligasi Prancis. Kekhawatiran terhadap defisit anggaran dan ketidakpastian fiskal mendorong yield obligasi Prancis naik, sementara selisih yield dengan obligasi Jerman melebar ke level tertinggi sejak krisis utang Zona Euro pada 2012. Kondisi tersebut meningkatkan premi risiko terhadap aset Prancis dan membebani euro.
Di sisi lain, dolar mendapat dukungan tambahan dari ketahanan ekonomi AS. Yield Treasury 10 tahun sempat mencapai 5,34%, level tertinggi sejak 2002, seiring pasar mempertimbangkan risiko inflasi, tingginya harga energi, serta kemungkinan kebijakan moneter tetap ketat lebih lama.
Tekanan terhadap euro juga terjadi ketika pemerintah Prancis berupaya mempersempit defisit anggaran. Pasar masih menilai apakah langkah tersebut cukup untuk meredakan kekhawatiran terhadap beban utang dan biaya pinjaman negara, sehingga perkembangan fiskal Prancis tetap menjadi salah satu fokus utama investor.
Analisis Newsmaker:
Penguatan dolar saat ini tidak hanya ditopang yield AS, tetapi juga meningkatnya permintaan safe haven akibat tekanan di pasar Eropa. Selama kekhawatiran fiskal Prancis, harga energi tinggi, dan yield global belum mereda, euro berpotensi tetap menghadapi tekanan sementara dolar mempertahankan momentum kuatnya.
Sumber: Newsmaker.id