
Trending

Global & Ekonomi
Sumber: Newsmaker.id
Sektor swasta Amerika Serikat menambah 90.000 lapangan kerja pada September 2026, meningkat signifikan dari 36.000 pada Agustus yang telah direvisi turun. Capaian tersebut juga melampaui ekspektasi pasar sebesar 70.000, sekaligus menunjukkan pemulihan perekrutan setelah mengalami perlambatan selama tiga bulan sebelumnya.
Kenaikan tenaga kerja terutama didorong oleh sektor pendidikan dan layanan kesehatan serta leisure dan hospitality. Sementara itu, sektor aktivitas keuangan serta jasa profesional dan bisnis masih menunjukkan pelemahan. ADP menilai pertumbuhan lapangan kerja kembali menguat, sementara pertumbuhan upah tetap solid.
Data tersebut menjadi sinyal bahwa kondisi pasar tenaga kerja AS masih cukup tangguh meskipun kebijakan moneter berada dalam periode ketat. Kekuatan perekrutan juga dapat menjadi perhatian Federal Reserve (The Fed), terutama ketika bank sentral masih berupaya memastikan tekanan inflasi bergerak menuju target 2%.
Dari perspektif pasar, data ADP yang lebih kuat dari perkiraan dapat meningkatkan ekspektasi bahwa The Fed memiliki ruang untuk mempertahankan suku bunga pada level tinggi lebih lama. Namun, investor tetap perlu mencermati data tenaga kerja resmi dari BLS karena ADP merupakan indikator sektor swasta dan tidak selalu bergerak sejalan dengan laporan payroll pemerintah.
Newsmaker melihat, data ADP September memberikan dukungan terhadap narasi bahwa ekonomi AS masih memiliki daya tahan. Bagi pasar, kondisi tersebut berpotensi menopang dolar AS dan yield Treasury, sementara emas dapat menghadapi tekanan jika ekspektasi suku bunga tinggi kembali menguat. Fokus selanjutnya akan tertuju pada data tenaga kerja resmi AS untuk melihat apakah penguatan perekrutan swasta ini juga tercermin dalam kondisi pasar tenaga kerja secara keseluruhan.
Sumber: Newsmaker.id