
Trending

Global & Ekonomi
Sumber: Newsmaker.id
Klaim awal tunjangan pengangguran AS turun 1.000 menjadi 197.000 pada pekan yang berakhir 26 September, menurut data Departemen Tenaga Kerja AS. Angka tersebut lebih rendah dari median estimasi pasar sebesar 201.000, menunjukkan jumlah warga yang mengajukan klaim pengangguran masih relatif terbatas.
Data ini menjadi perhatian pasar menjelang rilis Nonfarm Payrolls (NFP) AS pada Jumat. Klaim pengangguran yang lebih rendah dari perkiraan dapat menjadi indikasi bahwa kondisi pasar tenaga kerja masih cukup kuat, meskipun investor tetap membutuhkan data NFP, tingkat pengangguran, dan pertumbuhan upah untuk mendapatkan gambaran yang lebih lengkap.
Bagi pasar keuangan, data tersebut berpotensi menjadi salah satu faktor yang dipertimbangkan The Fed dalam menentukan kebijakan suku bunga. Jika pasar tenaga kerja tetap kuat, ekspektasi bahwa suku bunga AS perlu bertahan lebih tinggi dapat kembali menguat, sehingga berpotensi menopang dolar AS dan yield Treasury.
Untuk emas, kondisi tersebut dapat menjadi tantangan karena yield dan dolar yang lebih kuat biasanya mengurangi daya tarik aset yang tidak memberikan imbal hasil. Namun, arah XAU/USD tetap akan sangat bergantung pada hasil NFP dan bagaimana pasar menilai prospek kebijakan The Fed setelah seluruh data tenaga kerja dirilis.
Sumber: Newsmaker.id