
Trending

Fiskal & Moneter
Sumber: Newsmaker.id
Presiden Federal Reserve Bank of Minneapolis Neel Kashkari menegaskan bahwa bank sentral AS tetap berkomitmen mengembalikan inflasi ke target 2%, meskipun tingkat suku bunga akhir yang diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut masih belum pasti. Menurutnya, The Fed harus siap mengambil langkah yang diperlukan setelah tekanan harga bertahan selama beberapa tahun akibat berbagai gangguan pasokan.
Komentar tersebut muncul setelah The Fed pada September menaikkan suku bunga acuannya untuk pertama kalinya dalam sekitar tiga tahun. Proyeksi terbaru para pejabat juga masih menunjukkan kemungkinan setidaknya satu kenaikan tambahan sebelum akhir tahun, meskipun arah kebijakan jangka pendek mulai menjadi perdebatan di pasar.
Ekspektasi kenaikan suku bunga pada pertemuan Oktober sebelumnya menurun setelah Presiden New York Fed John Williams mengatakan tidak ada urgensi untuk kembali memperketat kebijakan. Sentimen tersebut semakin diperkuat oleh data inflasi terbaru yang menunjukkan tekanan harga inti meningkat lebih lambat dari perkiraan.
Meski demikian, pasar berjangka masih memperhitungkan kemungkinan satu kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin sebelum akhir tahun. Kashkari sendiri dikenal memiliki kecenderungan lebih hawkish dan sebelumnya mendukung kenaikan bunga ketika mayoritas pejabat memilih mempertahankan suku bunga.
Kashkari menilai tekanan inflasi yang masih tinggi membutuhkan kewaspadaan, meskipun ia berharap penyesuaian kebijakan tambahan yang diperlukan tidak terlalu besar. Kondisi ini membuat The Fed harus menyeimbangkan tanda-tanda perlambatan inflasi dengan risiko tekanan harga yang masih bertahan.
Analisis Newsmaker:
Pernyataan Kashkari menunjukkan bahwa data inflasi yang lebih lunak belum cukup untuk memastikan siklus kenaikan suku bunga telah berakhir. Pasar kini akan mencermati data tenaga kerja, inflasi berikutnya, dan komentar pejabat The Fed untuk menentukan apakah kenaikan bunga tambahan akan dilakukan pada Oktober atau bergeser ke akhir tahun.
Sumber: Newsmaker.id