Nikkei 225 Turun 1,26% Dipimpin Pelemahan Transport dan Komunikasi
Nikkei 225 ditutup melemah 1,26% pada Jumat (05/06) di Tokyo, dengan tekanan terutama datang dari sektor Paper & Pulp, Transport, serta Communication. Kenaikan volatilitas turut menyertai pelemahan, dengan Nikkei Volatility naik 0,51% ke 29,46.
Di sisi saham individu, penguat utama indeks dipimpin Japan Steel Works yang naik 8,99% ke 7.930, diikuti Trend Micro yang menguat 7,28% ke 6.678. T&D Holdings juga menguat 6,42% ke 4.390 dan menyentuh level tertinggi lima tahun.
Sebaliknya, tekanan terbesar datang dari SUMCO yang turun 7,44% ke 4.041, disusul Ibiden yang melemah 6,92% ke 18.760. Tokyo Electron turun 6,61% ke 59.450, mempertegas tekanan pada saham-saham berkapitalisasi besar.
Secara keseluruhan, saham yang naik masih lebih banyak daripada yang turun di Tokyo Stock Exchange, dengan 2.701 saham menguat, 861 melemah, dan 204 tidak berubah. Namun, pelemahan pada beberapa konstituen besar tetap cukup untuk menyeret indeks utama ke zona negatif.
Di pasar lain, minyak mentah WTI untuk pengiriman Juli turun 0,29% ke US$92,77/barel, sementara Brent untuk Agustus relatif stabil di US$95,07/barel. Kontrak emas berjangka Agustus turun 0,56% ke US$4.479,57/oz. Di valuta asing, USD/JPY nyaris datar di 159,94, sementara indeks dolar berjangka turun tipis ke 99,33. (asd)
Sumber: Newsmaker.id