Saham Jepang Menguat, Dorongan AI dan Optimisme Deal Iran Angkat Nikkei
Saham Jepang berbalik naik pada perdagangan pagi Rabu setelah muncul indikasi bahwa kesepakatan damai AS–Iran kian mendekat, ditambah dukungan dari Wall Street yang baru mencetak rekor. Sentimen global yang lebih konstruktif mendorong minat pada saham-saham bertema AI dan semikonduktor, menyusul penguatan tajam Philadelphia Semiconductor Index dan lonjakan Micron Technology ketika pasar AS kembali dibuka usai libur.
Indeks Nikkei naik 1,5% ke 65.968,81 pada sekitar pukul 09:22 waktu Tokyo, sementara Topix menguat 0,4% ke 3.944,92. Advantest menjadi kontributor terbesar di Nikkei dengan kenaikan 5,7%. Secara breadth, dari 1.641 saham, 771 naik, 802 turun, dan 68 tidak berubah. Kedua indeks sempat mencetak rekor intraday baru.
Strategist Daiwa Asset Management, Kazunori Tatebe, menilai pasar Jepang cenderung mengikuti tren AS, dengan saham AI dan semikonduktor memimpin pergerakan dan mendorong Nikkei menguji level tertinggi baru. Ia juga menilai jika Selat Hormuz benar-benar dibuka kembali setelah kesepakatan damai, rotasi minat investor berpotensi meluas ke sektor-sektor yang sebelumnya tertekan oleh ketegangan Timur Tengah.
Meski demikian, risiko tetap ada. Ketidakpastian belum hilang karena bentrokan bersenjata kembali terjadi di Teluk Persia dan harga minyak sempat menguat lagi pada Selasa. Di sisi domestik, meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga Bank of Japan dapat membuat saham-saham value relatif lebih menarik, namun juga berpotensi menahan reli jika kenaikan yield memperketat kondisi finansial. (asd)
Sumber: Newsmaker.id