Bursa Saham Hong Kong Mengalami Penurunan
Bursa saham Hong Kong anjlok 113 poin atau 0,6% menjadi 19.576 selama sesi Selasa pagi (7/1), melemah untuk hari kedua. Penurunan terutama didorong oleh sektor konsumen dan teknologi, dengan Tencent Holdings anjlok hampir 5% setelah masuk daftar hitam oleh AS, bersama dengan CATL Co., atas dugaan hubungan dengan militer Tiongkok. Langkah tersebut dilakukan hanya beberapa minggu sebelum Donald Trump menjabat.
Semalam di Wall Street, pasar mengalami kenaikan berturut-turut untuk S&P 500 dan Nasdaq karena saham teknologi melonjak, yang membatasi penurunan lebih lanjut di pasar kota tersebut. Sementara itu, Reuters mengatakan otoritas Tiongkok telah berupaya menstabilkan pasar di awal tahun dengan meminta sejumlah reksa dana besar untuk membeli lebih banyak saham daripada yang mereka jual setiap hari. Secara terpisah, perencana ekonomi negara Tiongkok diperkirakan akan mengadakan jumpa pers hari ini untuk memfasilitasi pembentukan pasar domestik besar. Di antara perusahaan yang melambat sejak awal selain Tencent adalah Miniso Group (-5,8%), Wuxi Biologics (-4,9%), ZTO Express (-2,3%), dan SenseTime Group (-1,5%).(ayu)
Sumber: Trading Economics