Indeks Hang Seng Naik Karena Harapan Stimulus
Indeks Hang Seng naik sebesar 0,29% pada Kamis pagi. Meningkatnya taruhan pada pemangkasan suku bunga Fed pada bulan Desember mendorong permintaan untuk saham teknologi yang terdaftar di Indeks Hang Seng, sementara saham real estat mengalami kesulitan, menunggu berita stimulus.
Indeks Hang Seng TECH naik 0,29%, dengan raksasa teknologi Baidu (9888) dan Tencent (0700) masing-masing menguat 1,70% dan 1,20%. Namun, Indeks Properti Daratan Hang Seng turun sebesar 0,25%.
Pasar Tiongkok Daratan membukukan kenaikan pagi, dengan CSI 300 dan Shanghai Composite masing-masing naik 0,30% dan 0,22%.
Sementara itu, hari kedua Konferensi Kerja Ekonomi Sentral Tiongkok yang berlangsung selama dua hari berlangsung pada Kamis pagi. Presiden Xi Jinping dan para pembuat kebijakan senior diharapkan untuk menyusun rencana stimulus untuk tahun 2025 guna mendukung ekonomi Tiongkok.
Pada hari Senin, investor memperoleh wawasan mengenai manuver kebijakan potensial setelah Politbiro mengumumkan niat untuk melonggarkan kebijakan moneter dan memperkenalkan langkah-langkah stimulus fiskal baru. Langkah-langkah stimulus akan menargetkan konsumsi domestik dan permintaan berbasis luas. Pengumuman tersebut menggarisbawahi tekad Beijing untuk memperkuat ekonomi karena potensi tarif AS yang membayangi. Presiden terpilih AS Donald Trump baru-baru ini memperingatkan tarif 10% untuk barang-barang Tiongkok.
Pada hari Rabu, Kepala Ekonom Natixis Asia Pacific Alicia Garcia Herrero mengomentari ekonomi Tiongkok dan langkah-langkah kebijakan potensial, dengan mengatakan jika diterapkan, langkah-langkah stimulus yang menargetkan konsumsi dapat meredakan kekhawatiran tentang dampak potensi tarif AS terhadap ekonomi Tiongkok. Meningkatnya optimisme terhadap ekonomi dapat meningkatkan permintaan untuk saham Hong Kong dan Tiongkok Daratan.(cay)
sumber: Fxempire