Bursa Hong Kong Melemah 305 Poin ke 23.106
Indeks Hang Seng melemah 305 poin atau 1,3% ke level 23.106 pada perdagangan Kamis (25/06). Penurunan ini membuat indeks utama Hong Kong tersebut menyentuh level terendah sejak Juni 2025. Pelemahan terjadi setelah pasar gagal mempertahankan penguatan pada sesi sebelumnya, sementara investor memilih berhati-hati menjelang rilis data neraca perdagangan Hong Kong.
Tekanan terhadap pasar sebenarnya tidak sepenuhnya merata. Saham teknologi masih mendapat dukungan setelah Micron Technology memberikan proyeksi kinerja yang lebih kuat dari perkiraan. Perusahaan chip asal Amerika Serikat itu juga menyoroti kuatnya permintaan chip memori yang didorong oleh kebutuhan kecerdasan buatan. Sentimen tersebut ikut membantu menjaga minat investor terhadap sektor semikonduktor.
Selain itu, penurunan harga minyak turut membantu meredakan kekhawatiran terhadap inflasi. Harga minyak melemah karena tanda-tanda peningkatan pasokan serta perkembangan positif dalam negosiasi damai antara Amerika Serikat dan Iran. Kondisi ini memberi sedikit ruang bagi pasar untuk menahan tekanan jual yang lebih dalam.
Meski demikian, sejumlah saham besar tetap menjadi pemberat utama indeks. Tencent turun 2,0%, Meituan melemah 3,5%, Xiaomi merosot 3,8%, Trip.com anjlok 7,8%, dan Pop Mart International turun 3,2%. Investor juga masih memantau derasnya aliran dana dari China daratan ke pasar Hong Kong, yang selama ini membantu menopang saham Hong Kong di tengah mulai pulihnya aktivitas penawaran umum perdana atau IPO. (asd)
Sumber: Newsmaker.id