Awali September Saham Eropa dan Indeks Berjangka AS Lesu
Pasar saham turun tipis pada hari Senin (2/9) karena investor bersiap menghadapi pekan yang sarat data yang berpuncak pada laporan pekerjaan AS yang dapat menentukan apakah pemangkasan suku bunga yang diharapkan bulan ini akan menjadi hal yang biasa atau sangat besar.
Data survei pada hari Senin menunjukkan pesanan ekspor manufaktur baru di Tiongkok turun untuk pertama kalinya dalam delapan bulan, meskipun sektor tersebut secara keseluruhan kembali tumbuh.
Kemenangan partai populis dalam pemilihan negara bagian Jerman menambah lapisan ketidakpastian politik baru di pasar Eropa, sementara hari libur di Amerika Serikat dan Kanada menyebabkan likuiditas menipis.
Indeks STOXX 600 Eropa turun 0,35%, setelah mencapai rekor tertinggi pada hari Jumat. DAX Jerman dan FTSE 100 Inggris masing-masing turun 0,21% dan 0,1%.
Sementara indeks berjangka untuk indeks S&P 500 AS turun 0,15%, sementara kontrak berjangka untuk Nasdaq 100 yang sarat teknologi turun 0,24%. Selain itu pasar saham AS akan ditutup pada Hari Buruh pada hari ini dan obligasi pemerintah tidak diperdagangkan.
Data ekonomi pekan ini adalah laporan penggajian nonpertanian AS pada hari Jumat, yang diperkirakan akan menunjukkan ekonomi menambah 165.000 pekerjaan pada bulan Agustus, naik dari 114.000 pada bulan Juli.
Para pedagang saat ini berpikir bahwa pemangkasan suku bunga Federal Reserve pada bulan September sudah pasti dan melihat peluang 33% bahwa itu bisa menjadi pengurangan 50 basis poin yang sangat besar, tetapi itu bisa berubah pada hari Jumat.(yds)
Sumber: Reuters