Saham Eropa Bergerak Terbatas
Bursa saham Eropa bergerak datar pada perdagangan Kamis. Kinerja perusahaan yang kuat membantu menahan tekanan dari ketidakpastian kebijakan suku bunga The Fed dan meningkatnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran. Indeks STOXX 600 bergerak dekat level pembukaan, sementara DAX Jerman turun 0,2% dan CAC 40 Prancis naik 0,6%.
Saham Shell menjadi salah satu penopang utama setelah laba bersih kuartal kedua melonjak menjadi US$9,8 miliar, jauh di atas perkiraan pasar. Saham perbankan seperti Societe Generale dan BBVA juga menguat setelah mencatat kinerja yang solid. Schneider Electric bahkan melonjak lebih dari 7% setelah menaikkan target kinerja tahunan.
Namun, investor tetap berhati-hati setelah The Fed mempertahankan suku bunga dan belum memberikan arah yang jelas mengenai kebijakan berikutnya. Sentimen pasar juga tertekan oleh serangan baru AS terhadap Iran, yang kembali meningkatkan kekhawatiran terhadap harga energi dan risiko inflasi.
Pergerakan saham teknologi juga masih rapuh. Laporan Microsoft dan Samsung membantu meredakan kekhawatiran terhadap sektor AI, tetapi penurunan arus kas Meta kembali memunculkan pertanyaan mengenai besarnya biaya investasi teknologi. Pasar selanjutnya menantikan keputusan Bank of England serta data pertumbuhan ekonomi dan inflasi Eropa.(asd)
Sumber: Newsmaker.id