Bursa Eropa Tertekan, Konflik dan Saham Teknologi Jadi Beban
Bursa saham Eropa bergerak melemah pada perdagangan Rabu (29/7) setelah konflik Timur Tengah kembali memanas. Indeks STOXX 600 turun 0,3% meskipun sejumlah perusahaan mencatat laporan keuangan yang kuat.
Indeks DAX Jerman melemah 0,1% dan CAC 40 Prancis turun 0,6%. FTSE 100 Inggris masih naik 0,3%, sementara IBEX 35 Spanyol jatuh 1,7%.
Sentimen pasar memburuk setelah Amerika Serikat dan Arab Saudi menyerang kelompok yang didukung Iran di Irak. Serangan tersebut dilakukan sebagai balasan atas serangan drone terhadap fasilitas minyak Saudi.
Ketegangan mendorong harga minyak Brent naik lebih dari 3% dan kembali memicu kekhawatiran terhadap inflasi energi. Imbal hasil obligasi pemerintah juga tetap tinggi menjelang keputusan suku bunga Federal Reserve.
The Fed diperkirakan mempertahankan suku bunga, tetapi pasar masih melihat peluang sekitar satu banding tiga untuk kenaikan mendadak atau pernyataan hawkish. Kondisi tersebut membuat investor mengurangi posisi pada aset berisiko.
Saham teknologi Eropa ikut tertekan setelah laporan laba SK Hynix mengecewakan pasar. Kekhawatiran terhadap valuasi AI dan besarnya belanja teknologi berpotensi terus membayangi bursa menjelang laporan Microsoft dan Meta. (arl)
Sumber: Newsmaker.id