Wall Street Mixed, Saham Cip Masih Jadi Tekanan
Bursa saham AS ditutup mixed pada perdagangan Senin (27/7). Indeks S&P 500 naik tipis 0,02%, Dow Jones menguat sekitar 262 poin atau 0,5%, sedangkan Nasdaq Composite turun 0,18%.
Pergerakan pasar terbantu oleh penurunan harga minyak dan pemulihan sebagian saham semikonduktor dari level terendah sesi. Namun, tekanan pada sektor teknologi masih membatasi kenaikan indeks.
VanEck Semiconductor ETF turun sekitar 2% dan melanjutkan pelemahan dari sesi Jumat. Saham AMD merosot 4%, Teradyne turun 5%, sedangkan Micron Technology melemah sekitar 3%.
Saham produsen cip sebelumnya sempat menguat setelah perusahaan semikonduktor China, CXMT, mencatat debut besar di Bursa Efek Shanghai. Namun, kekhawatiran terhadap meningkatnya persaingan dan perkembangan teknologi China kembali menekan sentimen.
Tekanan bertambah setelah muncul laporan bahwa China mulai mengembangkan mesin litografi ultraviolet dalam untuk memproduksi semikonduktor. Teknologi tersebut berpotensi meningkatkan persaingan di industri peralatan cip.
Saham ASML yang diperdagangkan di Amerika Serikat jatuh lebih dari 8% setelah laporan tersebut. Selama ketidakpastian mengenai persaingan teknologi China masih tinggi, saham semikonduktor berpotensi tetap berfluktuasi dan membebani Nasdaq.(arl)
Sumber: Newsmaker.id