• Wed, Jun 3, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

2 June 2026 03:22  |

Nvidia Dorong Nasdaq, Pasar Abaikan Lonjakan Minyak

Saham AS ditutup menguat pada Senin (1/6) dan kembali mencetak rekor, meski harga minyak melonjak di tengah ketegangan Timur Tengah. S&P 500 naik 0,26% ke 7.599,96, Nasdaq menguat 0,42% ke 27.086,81, dan Dow naik 0,09% ke 51.078,88. Ketiga indeks sempat menyentuh rekor intraday dan menutup di level tertinggi baru.

Sektor teknologi menjadi motor utama setelah Nvidia melonjak lebih dari 6% usai meluncurkan prosesor baru untuk PC. Dampaknya merembet ke saham terkait, dengan Dell naik lebih dari 10% dan HP menguat lebih dari 8%. Sebaliknya, Intel turun lebih dari 4%, menunjukkan pasar menilai peta persaingan chip PC kembali berubah.

Di luar teknologi, sektor energi menjadi satu-satunya sektor S&P 500 lain yang juga berada di zona hijau. Marathon Petroleum naik hampir 4%, sementara Exxon Mobil dan Chevron masing-masing naik 2,8% dan 1,9%, sejalan dengan reli harga minyak.

Minyak melesat untuk membuka pekan: WTI naik 5,93% dan ditutup di US$92,54/barel, sedangkan Brent naik 4,24% dan ditutup di US$94,98/barel. Reli ini terjadi setelah media pemerintah Iran melaporkan negosiator menghentikan komunikasi dengan AS dan Teheran akan menutup Selat Hormuz sebagai respons atas serangan Israel di Lebanon.

Di sisi politik, Trump memberi sinyal campuran. Ia mengatakan kepada CNBC tidak peduli jika negosiasi damai dengan Iran berakhir, namun kemudian menulis di Truth Social bahwa ia melakukan panggilan “produktif” dengan Benjamin Netanyahu dan menegaskan tidak akan ada pasukan menuju Beirut. Dalam unggahan terpisah, Trump juga menyebut pembicaraan dengan Iran “terus berlanjut, dengan cepat”.

Pasar tetap memantau jalur gencatan yang rapuh. Pekan lalu, negosiator AS dan Iran disebut mencapai MoU 60 hari yang mendorong reli ekuitas, tetapi Trump menutup pertemuan Situation Room tanpa mengumumkan keputusan final. Dengan minyak yang kembali bergerak agresif dan headline geopolitik yang berubah cepat, fokus investor kini pada apakah reli teknologi dapat bertahan sekaligus apakah lonjakan energi mulai mengganggu narasi inflasi dan suku bunga. (Arl)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

MARKET UPDATE

Asia Merah 3 Hari, Minyak Naik

Bursa Asia melanjutkan pelemahan untuk hari ketiga, sementara harga minyak naik tipis karena perang di Iran dinilai berpotens...

4 March 2026 07:26
MARKET UPDATE

Asia Naik, Wall Street Pecah Rekor!

Saham Asia menguat pada Jumat setelah indeks-indeks utama Wall Street mencetak rekor, didukung reli saham bertema kecerdasan ...

15 May 2026 08:00
MARKET UPDATE

Asia Cetak Rekor, Yield AS Naik: CPI Pasar Nunggu

Saham Asia menguat untuk hari kelima berturut-turut pada hari Rabu, dengan MSCI Asia Pacific Index naik sekitar 0,4% dan kemb...

12 February 2026 07:26
MARKET UPDATE

Asia Merah Tipis, Yen Tetap Kuat: Tarif Korea Bikin Pasar Ki...

Bursa Asia bergerak melemah tipis setelah kekhawatiran tarif muncul lagi. Korea Selatan jadi pusat perhatian: Kospi turun sek...

27 January 2026 07:23
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai