Stoxx 600 Tergelincir, SoftBank Selamatkan Sektor Teknologi
Bursa Eropa ditutup melemah pada Senin (1/6) ketika investor menilai pelanggaran terbaru atas gencatan senjata AS–Iran yang kian rapuh, di tengah kabar korporasi terkait potensi aksi akuisisi terhadap maskapai Inggris EasyJet. Indeks pan-Eropa Stoxx 600 menutup sesi pertama bulan ini turun sekitar 1%, dengan mayoritas sektor berada di zona merah dan bursa utama di London, Frankfurt, Paris, serta Milan turut melemah.
Tekanan pasar meningkat seiring harapan kesepakatan gencatan senjata tampak memudar. Tasnim melaporkan tim negosiator Iran “menghentikan pertukaran pesan” dengan AS melalui mediator setelah Israel memperluas operasi di Lebanon. Laporan itu juga menyebut Iran akan “sepenuhnya” memblokir Selat Hormuz, memperbesar kekhawatiran pasar terhadap pasokan energi.
Harga minyak melonjak lebih dari 6% pada Senin, memperkuat kanal inflasi energi dan menekan selera risiko di ekuitas. Di Eropa, menteri luar negeri Inggris dan Jerman bergabung dengan Prancis mengecam eskalasi Israel di Lebanon, sementara Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan ia memerintahkan militer untuk memperluas manuver di Lebanon meski ada gencatan senjata yang diumumkan pada April.
Di AS, Presiden Donald Trump menulis di Truth Social bahwa Iran “sangat ingin membuat kesepakatan”, sambil menyerang kritik dari lawan politik dan sebagian kubu Partai Republik. Namun pasar menilai headline yang saling bertabrakan belum cukup untuk memulihkan keyakinan, terutama ketika arus berita di lapangan justru menunjukkan peningkatan risiko eskalasi.
Di tengah pelemahan luas, sektor teknologi Eropa menjadi pengecualian. Indeks teknologi Stoxx Europe ditutup naik 1,4% dan menyentuh level tertinggi sejak September 2020, setelah SoftBank Group berjanji berinvestasi 45 miliar euro di Prancis dalam lima tahun untuk membangun infrastruktur AI sebagai bagian dari komitmen yang lebih luas. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id