Bursa Eropa Dibuka Tergelincir, Ketegangan Timur Tengah Tekan Sentimen
Saham Eropa mengawali Juni dengan nada hati-hati, dengan STOXX 50 dan STOXX 600 turun sekitar 0,1%. Sentimen investor tetap rapuh di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, yang menjaga pasar pada mode risk-off meski koreksi indeks masih terbatas.
Sumber utama kehati-hatian datang dari ketidakpastian arah konflik antara AS dan Iran, termasuk belum adanya kesepakatan jangka panjang untuk meredakan situasi dan membuka kembali Selat Hormuz secara penuh. Akhir pekan lalu, AS menyatakan telah menyerang sejumlah situs militer Iran, sementara Garda Revolusi Iran mengklaim telah menargetkan kepentingan AS sebagai balasan, memperpanjang premium risiko di aset global.
Di level saham, tekanan terlihat pada beberapa konstituen besar: Unilever turun 1,0%, Airbus 1,3%, Safran 1,4%, dan Intesa Sanpaolo 0,8%. Sebaliknya, SAP naik 2,0% dan Schneider Electric menguat 2,6% menjadi penopang, menunjukkan rotasi selektif ke emiten yang dinilai lebih defensif terhadap volatilitas makro.
Sektor energi bergerak positif didukung kenaikan harga minyak, dengan Shell naik 0,8% dan TotalEnergies 1,0%. Di luar itu, EasyJet melesat lebih dari 11% setelah menyatakan tidak menerima pendekatan pengambilalihan dari Castlelake, menjadi outlier di tengah pasar yang cenderung menahan risiko. (asd)
Sumber: Newsmaker.id