Saham Eropa Menguat, Inflasi Lebih Rendah dan Harapan Deal Iran Jaga Sentimen
Saham Eropa ditutup menguat pada Jumat (29/5) setelah data inflasi yang lebih rendah dari perkiraan membantu menstabilkan sentimen, sementara pasar tetap memantau peluang kesepakatan terkait Iran. Euro STOXX 50 naik 0,3% ke 6.065, sedangkan STOXX Europe 600 bertambah 0,2% ke 626,5.
Perhatian pasar masih tertuju pada laporan bahwa AS dan Iran telah menyepakati memorandum yang berpotensi memulihkan arus tanker dari Selat Hormuz, meski persetujuan final Presiden Donald Trump masih menunggu. Ekspektasi pemulihan aliran energi membantu menekan harga energi dan yield obligasi pemerintah sepanjang pekan ini, memberi ruang bagi aset berisiko untuk pulih.
Di sisi data, inflasi terharmonisasi Uni Eropa di Jerman dan Prancis tercatat lebih rendah dari perkiraan, memperkuat spekulasi arah kebijakan ECB. Sektor perbankan ikut menguat setelah pekan yang volatil, dengan BBVA, UniCredit, dan BNP Paribas masing-masing naik sekitar 1,5%.
Pada saham individual, SAP melompat 2,4% mengikuti rebound saham software di AS, sementara AstraZeneca naik 1% setelah mendapat persetujuan AS untuk terapi kanker kandung kemih. Secara mingguan, STOXX 50 naik sekitar 0,6%, dan STOXX Europe 600 menambah sekitar 0,2%.(yds)
Sumber: Newsmaker.id