Saham Eropa Turun Sesi Kedelapan, Kekhawatiran Energi Tekan Sentimen
Bursa saham Eropa kembali ditutup melemah pada Rabu (29/4), memperpanjang penurunan menjadi sesi kedelapan berturut-turut. Pelaku pasar menilai kenaikan harga energi berisiko mendorong suku bunga bertahan tinggi lebih lama dan menekan prospek laba, di saat musim laporan keuangan memunculkan pergerakan saham yang makin selektif.
Pelemahan terjadi ketika AS memberi sinyal akan mempertahankan blokade terhadap kapal tanker Iran di Selat Hormuz untuk sementara waktu. Kebuntuan ini memperpanjang hambatan ekspor energi dan memicu kenaikan lanjutan harga energi di Eropa, menjaga tekanan biaya bagi sektor-sektor yang sensitif terhadap input energi.
Saham sektor finansial dan industri melanjutkan koreksi. Munich Re, Allianz, dan Siemens turun di kisaran beberapa persen, sementara Deutsche Bank melemah setelah mencatat kinerja kuartal pertama yang melampaui perkiraan namun menyoroti peningkatan provisi kredit, yang menambah kehati-hatian investor terhadap kualitas aset.
Di sisi emiten, Mercedes-Benz dan Iberdrola juga ditutup lebih rendah setelah merilis hasil kinerja. Sebaliknya, Airbus dan Adidas melesat setelah menyampaikan panduan yang lebih optimistis, menegaskan bahwa narasi pasar kini sangat bergantung pada kombinasi faktor energi, suku bunga, dan kualitas outlook masing-masing perusahaan.
Sumber: Newsmaker.id