• Thu, Mar 19, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

19 March 2026 16:03  |

Bursa Eropa Merosot, Eskalasi Serangan Energi Picu Risk-Off

Saham-saham Eropa jatuh pada Kamis(19/3) setelah perang Iran meningkat menyusul serangan terhadap infrastruktur energi di Iran dan Qatar. Pada awal perdagangan, FTSE 100 Inggris turun 1,15%, DAX Jerman melemah 1,4%, CAC 40 Prancis turun 1%, dan FTSE MIB Italia terkoreksi 1,2%, menandai kembalinya mode risk-off di pasar regional.

Sektor pertambangan memimpin penurunan, dengan Stoxx Europe Basic Resources turun 4,5% pada 08:45 waktu London, mengikuti aksi jual tajam emas dan perak spot yang masing-masing turun 2,6% dan 6,9%. Di Inggris, Antofagasta dan Fresnillo sama-sama turun sekitar 6%, di tengah kekhawatiran inflasi dan lonjakan biaya energi yang berpotensi menekan margin produsen. Pelemahan meluas ke sektor lain, termasuk perbankan dan pariwisata.

Eskalasi terbaru terjadi pada Rabu ketika Israel menyerang ladang gas South Pars di Iran, yang direspons Teheran dengan serangan rudal ke terminal LNG Ras Laffan di Qatar. Presiden AS Donald Trump memperingatkan bahwa jika Iran terus menargetkan fasilitas energi Qatar, AS akan melakukan serangan besar terhadap South Pars. Harga minyak kembali melonjak menyusul serangan dan komentar tersebut, menambah tekanan inflasi dan memperburuk sentimen ekuitas.

Fokus pasar Eropa juga tertuju pada keputusan kebijakan moneter bank sentral kawasan pada Kamis, termasuk ECB, Bank of England, Riksbank, dan Swiss National Bank. Pasar secara luas memperkirakan suku bunga tetap ditahan, sementara pembuat kebijakan menilai dampak perang Iran terhadap pertumbuhan dan inflasi—khususnya melalui kanal energi—yang bisa mengubah jalur kebijakan ke depan.

Di pasar global, kontrak berjangka saham AS melemah tipis setelah Dow Jones mencetak level terendah baru tahun 2026. Tekanan risk-off diperkuat oleh laporan harga produsen AS yang mengejutkan dan ekspektasi inflasi yang lebih tinggi, memicu kekhawatiran bahwa perang Iran dapat mendorong ekonomi AS menuju skenario stagflasi. Bursa Asia-Pasifik juga turun pada Kamis, mengikuti pelemahan Wall Street.(alg)

Sumber: Newmaker.id

Related News

MARKET UPDATE

Asia Merah 3 Hari, Minyak Naik

Bursa Asia melanjutkan pelemahan untuk hari ketiga, sementara harga minyak naik tipis karena perang di Iran dinilai berpotens...

4 March 2026 07:26
MARKET UPDATE

Asia Cetak Rekor, Yield AS Naik: CPI Pasar Nunggu

Saham Asia menguat untuk hari kelima berturut-turut pada hari Rabu, dengan MSCI Asia Pacific Index naik sekitar 0,4% dan kemb...

12 February 2026 07:26
MARKET UPDATE

Asia Merah Tipis, Yen Tetap Kuat: Tarif Korea Bikin Pasar Ki...

Bursa Asia bergerak melemah tipis setelah kekhawatiran tarif muncul lagi. Korea Selatan jadi pusat perhatian: Kospi turun sek...

27 January 2026 07:23
MARKET UPDATE

Pasar Asia Risk-Off, Minyak Melonjak Lagi di Tengah Perang I...

Bursa Asia-Pasifik melemah pada Kamis, ketika investor masih bergulat dengan volatilitas harga minyak dan meningkatnya ketega...

12 March 2026 07:32
BIAS23.com NM23 Ai