Yen Jepang Tetap Tertekan
Yen Jepang merosot sekitar 158 per dolar pada hari Kamis (9/1), mendekati level terendahnya dalam sekitar enam bulan. Mata uang lokal terus menghadapi hambatan dari kekuatan dolar, yang didukung oleh sinyal agresif dari Federal Reserve dan meningkatnya kekhawatiran atas ancaman tarif Trump. Di dalam negeri, data mengungkapkan bahwa upah riil di Jepang turun sebesar 0,3% tahun-ke-tahun pada bulan November, menandai bulan keempat berturut-turut pertumbuhan upah riil negatif.
Hal ini telah mengaburkan prospek potensi kenaikan suku bunga oleh Bank of Japan. Selain itu, sentimen konsumen di Jepang melemah pada bulan Desember, yang semakin mendukung ekspektasi dovish terhadap kebijakan BOJ. Sementara itu, Menteri Keuangan Katsunobu Kato menegaskan kembali awal minggu ini peringatannya terhadap pergerakan spekulatif dan sepihak di pasar mata uang, yang menandakan kesediaan pemerintah untuk campur tangan jika volatilitas yang berlebihan terus berlanjut.(AL)