• Fri, Jan 16, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

8 January 2025 17:09  |

Dolar Naik Ditengah Menigkatnya Imbal Hasil AS

Mata uang dolar AS naik pada Rabu (8/1), yang didorong oleh kenaikan dari imbal hasil obligasi pasca rilis data ekonomi AS, sementara pesanan industri Jerman yang lemah membebani euro.

Pada pukul 04:35 waktu timur AS (09:35 GMT), Indeks Dolar, yang menelusuri greenback terhadap sekumpulan enam mata uang lainnya, diperdagangkan 0,3% lebih tinggi menjadi 108,690.

Dolar terus menguat pada hari ini, yang mengikuti nada positif sesi sebelumnya setelah data menunjukkan lowongan pekerjaan AS meningkat secara tak terduga pada bulan November, PHK rendah, sementara aktivitas sektor jasa meningkat pada bulan Desember dan ukuran harga yang dibayarkan untuk input mencapai titik tertinggi dalam dua tahun.

Hal ini mengakibatkan imbal hasil Treasury 10 tahun naik ke titik tertinggi dalam delapan bulan, sementara imbal hasil acuan 30 tahun mendekati level 5%.

Sementara di Eropa, pasangan EUR/USD turun 0,2% menjadi 1,0326, menambah kerugian sekitar 0,5% semalam setelah rilis data ekonomi yang lebih mengecewakan dari ekonomi terbesar di kawasan itu - Jerman. Pesanan industri Jerman turun 5,4% pada bulan November, terkuras oleh penurunan pesanan besar, sementara penjualan ritel negara itu turun 0,6%, menghancurkan harapan akan dorongan dari promosi pra-Natal seperti Black Friday dan Cyber ​​Monday.

Selain itu investor saat ini mengharapkan ECB untuk melonggarkan suku bunga sekitar 100 basis poin pada paruh pertama tahun 2025. "Hanya ada pidato gubernur bank sentral Prancis Villeroy yang perlu diperhatikan dalam kalender zona euro hari ini.

Pasangan EUR/USD mungkin menemukan dukungan yang layak di 1,0300 untuk saat ini," kata ING. GBP/USD diperdagangkan 0,2% lebih rendah menjadi 1,2447, dengan sedikit data ekonomi yang akan dirilis pada hari Rabu, dan hanya pidato dari Deputi Gubernur Bank of England Sam Woods yang perlu dicerna. Bank of England mempertahankan suku bunga tidak berubah bulan lalu, dan diperkirakan akan melanjutkan pemangkasan suku bunga lebih lanjut tahun ini dengan hati-hati karena inflasi masih di atas target.

Di Asia, pasangan USD/CNY naik 0,1% menjadi 7,3511, dengan mata uang Tiongkok mencapai level terlemahnya dalam 17 tahun terakhir di awal minggu.

Sentimen tetap lemah di seputar Tiongkok menjelang pelantikan Presiden terpilih Donald Trump pada 20 Januari, dengan Trump telah berjanji untuk mengenakan tarif perdagangan yang tinggi terhadap Tiongkok.

Pasangan USD/JPY naik 0,1% menjadi 158,19, setelah pulih sedikit dari level terlemahnya dalam hampir enam bulan.

Yen menghentikan penurunannya baru-baru ini setelah pejabat pemerintah memberikan peringatan lisan tentang potensi intervensi pasar mata uang, yang membuat para pelau pasar lebih berhati-hati dalam melakukan short selling mata uang Jepang.(yds)

Sumber: Investing.com

Related News

USD/JPY

Yen Terus Melemah hingga 144 terhadap Dolar AS saat Ueda dar...

Yen Terus Melemah hingga 144 terhadap Dolar AS saat Ueda dari BOJ Berpidato Yen terus melemah hingga 144,05 terhadap dolar...

24 September 2024 12:44
USD/JPY

Yen Terus Melemah Jelang Keputusan BOJ

Yen Jepang mempertahankan penurunannya baru-baru ini ke sekitar 153,4 per dolar pada hari Rabu(30/10), bertahan pada level te...

30 October 2024 11:47
USD/JPY

Kenaikan Suku Bunga BoJ Membuat Yen Jepang Tetap Bertahan

Yen Jepang (JPY) bergerak naik terhadap mata uang AS selama sesi Asia pada hari Kamis(5/12), menjauh dari level terendah ming...

5 December 2024 09:37
USD/JPY

Pasar Mata Uang Menanti Data Pekerjaan AS di Tengah Gejolak ...

Mata uang utama tetap waspada pada hari Jumat (6/12) karena pasar menanti data pekerjaan AS dan mengkaji pekan yang penuh gej...

6 December 2024 17:49
BIAS23.com NM23 Ai