BOJ Tahan Suku Bunga, Yen Tertekan Saat Minyak Pulih
Yen melemah melewati 158,5 per dolar AS pada Selasa, memangkas penguatan sesi sebelumnya ketika harga minyak memulihkan sebagian penurunan hari Senin. Pergerakan ini menambah tekanan bagi Jepang sebagai importir energi, karena rebound minyak memperburuk risiko biaya impor dan inflasi.
Sentimen turut dipengaruhi perkembangan geopolitik. Iran membantah adanya pembicaraan untuk mengakhiri konflik, bertolak belakang dengan klaim Presiden AS Donald Trump. Pada Senin, yen sempat menguat sekitar 0,5% setelah Trump menunda rencana serangan terhadap infrastruktur energi Iran selama lima hari, dengan alasan adanya pembicaraan yang “produktif”.
Dari domestik, inflasi inti Jepang naik 1,6% pada Februari—kenaikan paling kecil sejak Maret 2022—sejalan dengan upaya pemerintah menekan biaya hidup. Namun, lonjakan harga energi terkait perang Iran berpotensi mendorong inflasi kembali naik dalam beberapa bulan mendatang. Data inflasi yang lebih lunak belum cukup mengubah ekspektasi kebijakan setelah Bank of Japan menahan suku bunga pekan lalu. (asd)
Sumber : Newsmaker.id