Dolar AS Turun dari Level Terendah Sesi pada Hari Jumat Jelang Rilis PMI AS
Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak kinerja Dolar AS terhadap sekeranjang enam mata uang utama, kembali menguat di atas 107,50, meskipun masih menghadapi kerugian intraday pada hari Jumat setelah Presiden AS Donald Trump mengejutkan dengan komentarnya sebelumnya pada hari itu yang meragukan tarif terhadap Tiongkok. Komentar tersebut muncul setelah Trump melakukan panggilan telepon dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping. Sementara itu, Bank of Japan (BoJ) menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin, yang memicu kerugian substansial bagi Dolar AS (USD) terhadap Yen Jepang (JPY).
Mengenai data ekonomi, Markit telah merilis pembacaan awal Indeks Manajer Pembelian (PMI) Jerman untuk bulan Januari, dengan beberapa angka optimis yang kuat, yang memicu penguatan lebih lanjut dalam Euro (EUR) terhadap Dolar AS (USD). Jumat ini, AS akan menerima pembacaan awal PMI Global S&P untuk bulan yang sama. Universitas Michigan akan menutup hari ini dengan pembacaan akhir Indeks Sentimen Konsumen untuk bulan Januari.(ayu)
Sumber: FXStreet