Dolar AS Menguat, Data Tenaga Kerja Jadi Penentu Arah Pasar
Indeks dolar AS menguat ke sekitar level 101,3 pada perdagangan Rabu (01/07), membalikkan pelemahan yang terjadi pada awal pekan. Penguatan ini terjadi saat investor menanti laporan ketenagakerjaan bulanan Amerika Serikat untuk membaca kekuatan pasar tenaga kerja dan arah kebijakan Federal Reserve.
Greenback juga mendapat dukungan dari kenaikan imbal hasil Treasury AS. Yield obligasi acuan tenor 10 tahun naik sekitar 10 basis poin pada sesi sebelumnya, sehingga memperkuat daya tarik dolar di tengah meningkatnya ekspektasi suku bunga yang lebih tinggi.
Data yang dirilis pada Selasa menunjukkan lowongan kerja AS naik ke level tertinggi dalam dua tahun pada Mei. Kondisi ini menandakan permintaan tenaga kerja masih cukup tangguh, meskipun terdapat tanda-tanda bahwa laju perekrutan mulai melemah.
Pasar kini memperkirakan setidaknya ada satu kali kenaikan suku bunga The Fed pada tahun ini, dengan peluang pertama kemungkinan muncul pada September. Di sisi lain, investor tetap memantau pembicaraan damai AS-Iran di Qatar, meskipun kedua pihak belum diperkirakan menggelar pertemuan langsung. (asd)
Sumber: Newsmaker.id