• Mon, Jun 8, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

8 June 2026 17:01  |

Dolar Dekati Level Tertinggi Dua Bulan

Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) menguat ke level tertinggi dalam dua bulan, terdorong oleh meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang memicu lonjakan harga minyak dan imbal hasil obligasi pemerintah AS. Bloomberg Dollar Spot Index naik 0,1% setelah sebelumnya melonjak 0,6% pada Jumat lalu, sebelum memangkas sebagian kenaikan. Investor global mulai menimbang kembali ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed) menyusul data makro terbaru dan risiko inflasi yang membesar.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun naik 4 basis poin menjadi 4,57%. Sementara kontrak opsi menunjukkan risk reversal satu tahun naik di atas 60bps, menandakan sentimen pelaku pasar lebih memilih posisi call daripada put. Tren ini sudah stabil sejak pertengahan April 2026, mencerminkan dominasi pembelian dolar oleh akun makro dan leverage.

Pasangan mata uang utama bereaksi beragam. USD/JPY turun hingga 0,3% ke level 159,86 karena posisi stop-loss terpicu, sementara dana leveraged meningkatkan posisi short bersih pada yen ke level tertinggi sejak Juli 2024. Di sisi lain, EUR/USD melemah 0,1% ke 1,1508, di tengah kekhawatiran bahwa langkah ECB mempertahankan kredibilitas inflasi bisa memicu risiko kebijakan.

Para analis menekankan bahwa fokus investor kini tertuju pada data inflasi AS (CPI) yang akan dirilis pekan ini, sebagai acuan untuk menilai arah kebijakan moneter The Fed. Kenaikan imbal hasil obligasi dan penguatan dolar diperkirakan tetap menjadi katalis utama bagi pergerakan pasar mata uang global.

Dengan situasi geopolitik yang tetap tegang, pasar juga memperhatikan eskalasi konflik Iran dan potensi dampaknya pada arus minyak global. Lonjakan harga energi menambah tekanan inflasi, sehingga membuat dolar AS tetap diminati sebagai safe-haven, sementara mata uang lain cenderung mengalami tekanan.(yds)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

US DOLLAR

Dollar Sedikit Melemah Setelah Pulih

Dolar memangkas kenaikan hari Senin (12/05), dengan para pedagang tidak yakin bahwa lonjakannya baru-baru ini di balik mereda...

13 May 2025 15:52
US DOLLAR

Dolar Nunggu Sinyal The Fed

Indeks dolar (DXY) bergerak stabil di atas 98 pada Rabu, tapi masih bertahan dekat level terendah dalam lebih dari dua bulan....

17 December 2025 09:14
US DOLLAR

Dolar AS Tutup Tahun Terbaik Sejak 2015 dengan Bias Bullish

Dolar membukukan penurunan moderat pada hari terakhir tahun ini, yang terbaik dalam hampir satu dekade, karena opsi jangka pa...

31 December 2024 17:05
US DOLLAR

Dolar Terus Turun

Indeks dolar jatuh ke 100,3 pada hari Rabu (14/5), semakin merosot dari level tertinggi satu bulan yang dicapai pada hari Sen...

14 May 2025 17:16
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai