• Tue, May 5, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

4 May 2026 22:32  |

Dolar Menguat Tipis, Risiko Hormuz dan Isu Intervensi Yen Angkat Safe Haven

Dolar AS menguat tipis terhadap euro pada awal pekan, ketika konflik di Timur Tengah kembali menjaga kehati-hatian pasar dan menopang permintaan aset aman. Indeks dolar naik 0,1% ke 98,269, bertahan ditopang ketiadaan sinyal penyelesaian konflik setelah sempat turun dari puncak pascaserangan AS ke Iran pada awal Maret.

Sentimen sempat terganggu setelah kantor berita Iran Fars melaporkan dua rudal menghantam kapal perang AS di dekat Jask, Teluk Oman, menyusul peringatan Iran terkait masuknya kapal ke Selat Hormuz. Komando Pusat AS membantah laporan tersebut, sementara militer AS menyatakan dua kapal perusak masuk ke Teluk untuk mematahkan blokade Iran dan dua kapal dagang AS sudah melintasi Selat Hormuz.

Di Eropa, euro turun 0,1% ke US$1,17135. Tekanan juga datang dari isu hubungan perdagangan AS–UE setelah Trump menyatakan akan menaikkan tarif mobil dan truk dari UE menjadi 25%, sementara pemerintah Jerman menyebut tengah berkoordinasi dengan Komisi Eropa dalam pembicaraan dengan Washington.

Pergerakan yen menambah dinamika pasar valas. Dolar turun 0,05% terhadap yen setelah yen sempat menguat hingga 0,75% ke 155,69, memicu kembali spekulasi intervensi Jepang. Tokyo belum mengonfirmasi, namun sumber Reuters menyebut Jepang membeli yen untuk pertama kalinya dalam dua tahun, dengan estimasi belanja intervensi hingga 5,48 triliun yen (sekitar US$35 miliar).

Pound sterling melemah 0,1% ke US$1,35655, sementara dolar Australia turun 0,2% ke US$0,71905 menjelang keputusan Reserve Bank of Australia pada Selasa; mayoritas ekonom memperkirakan kenaikan cash rate ke 4,35%. Pasar kini memantau perkembangan Selat Hormuz, potensi respons otoritas Jepang di level yen, arah negosiasi dagang AS–UE, serta keputusan RBA sebagai pemicu volatilitas berikutnya. (Arl)*

Sumber: Newsmaker.id

Related News

US DOLLAR

Dollar Sedikit Melemah Setelah Pulih

Dolar memangkas kenaikan hari Senin (12/05), dengan para pedagang tidak yakin bahwa lonjakannya baru-baru ini di balik mereda...

13 May 2025 15:52
US DOLLAR

Dolar Nunggu Sinyal The Fed

Indeks dolar (DXY) bergerak stabil di atas 98 pada Rabu, tapi masih bertahan dekat level terendah dalam lebih dari dua bulan....

17 December 2025 09:14
US DOLLAR

Dolar AS Tutup Tahun Terbaik Sejak 2015 dengan Bias Bullish

Dolar membukukan penurunan moderat pada hari terakhir tahun ini, yang terbaik dalam hampir satu dekade, karena opsi jangka pa...

31 December 2024 17:05
US DOLLAR

Dolar Terus Turun

Indeks dolar jatuh ke 100,3 pada hari Rabu (14/5), semakin merosot dari level tertinggi satu bulan yang dicapai pada hari Sen...

14 May 2025 17:16
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai