USD Tertekan Tren Penurunan
Dolar AS masih berada di bawah tekanan. Analis MUFG, Lloyd Chan, menyoroti US Dollar Index (DXY) yang turun menembus level 98,00—area yang dinilai krusial secara teknikal. Jika pelemahan berlanjut, ini bisa membuka jalan untuk fase USD yang lebih lemah dalam periode yang lebih panjang.
Menurut MUFG, penurunan terbaru DXY banyak dipicu oleh kejatuhan USD/JPY. Meski Bank of Japan (BOJ) menahan suku bunga di 0,75% pada Jumat lalu, BOJ justru menaikkan proyeksi pertumbuhan dan inflasi untuk tahun fiskal 2026, yang memberi sinyal yen berpotensi tetap kuat.
Secara keseluruhan, MUFG melihat risiko cenderung mengarah pada kerentanan USD, sementara USD/JPY berpotensi bergerak lebih liar dua arah. Pasar kini menavigasi ketidakpastian soal kemungkinan intervensi, perubahan ekspektasi kebijakan BOJ, serta dinamika kebijakan fiskal pemerintahan PM Sanae Takaichi.(yds)
Sumber: Newsmaker.id