Dolar Makin Perkasa, Pasar Kerja Masih Kuat?
Indeks dolar menguat ke 98,5 pada Kamis (8/1), level tertinggi sejak 9 Desember, saat investor menimbang rangkaian data ekonomi AS yang campuran dan mulai mengkalibrasi ulang ekspektasi arah kebijakan Federal Reserve.
Dari sisi tenaga kerja, klaim pengangguran awal naik tipis ke 208 ribu, tetapi angka PHK justru turun ke 35.553 pada Desember—terendah sejak Juli 2024. Kombinasi ini memberi sinyal pasar kerja masih relatif tangguh dan meredakan kekhawatiran perlambatan yang terlalu cepat.
Di sisi eksternal, defisit perdagangan menyempit tajam menjadi $29,4 miliar pada Oktober—terkecil sejak Juni 2009 dan jauh di bawah perkiraan. Penyempitan ini terjadi karena impor turun ke level terendah dalam 21 bulan, sementara ekspor mencetak rekor, di tengah volatilitas yang dipicu isu tarif.
Fokus pasar kini beralih ke laporan ketenagakerjaan Desember yang rilis Jumat sebagai penentu arah berikutnya. Untuk saat ini, pasar menilai peluang besar The Fed akan menahan suku bunga, namun ekspektasi pemangkasan di paruh berikutnya tahun ini masih hidup—yang artinya, reaksi dolar selanjutnya sangat bergantung pada “tone” data tenaga kerja. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id