• Tue, Jun 9, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

8 June 2026 23:57  |

Perak Rebound, Timur Tengah & The Fed Tarik Menarik

Harga perak berbalik menguat pada Senin (8/6) setelah sempat tertekan tajam pada akhir pekan. XAG/USD diperdagangkan di kisaran US$68,57 per ons, memantul dari level terendah lebih dari dua bulan yang tercapai pada Jumat.

Pemulihan ini terjadi saat pasar mencerna perkembangan terbaru di Timur Tengah. Ada sinyal penahanan serangan di satu sisi, tetapi konflik Lebanon tetap menjadi sumber risiko baru, sehingga investor masih menahan diri untuk agresif menambah posisi di aset berisiko. Kondisi “headline-driven” membuat perak mudah berayun karena volatilitas geopolitik ikut memengaruhi minyak dan ekspektasi inflasi.

Di sisi makro, faktor yang paling menahan reli perak adalah repricing suku bunga AS setelah data tenaga kerja yang kuat. Laporan pekerjaan terbaru mempertegas daya tahan ekonomi AS, sehingga pasar semakin yakin The Fed punya ruang mempertahankan kebijakan ketat lebih lama—bahkan membuka opsi kenaikan jika tekanan inflasi bertahan.

Sejalan dengan itu, pasar suku bunga meningkatkan probabilitas skenario pengetatan. Reuters melaporkan pasar (melalui FedWatch) memandang peluang kenaikan suku bunga hingga akhir tahun semakin tinggi, di tengah kombinasi pasar kerja yang kuat dan risiko inflasi energi. Lingkungan suku bunga tinggi biasanya menjadi beban untuk logam mulia yang tidak memberi imbal hasil, termasuk perak.

Meski begitu, rebound perak juga didukung oleh faktor teknikal setelah aksi jual tajam pekan lalu. Investor cenderung melakukan “buy the dip” ketika harga sudah turun terlalu cepat, tetapi pemulihan masih rapuh selama dolar dan yield tetap tinggi.

Fokus berikutnya ada pada data inflasi AS pekan ini—terutama CPI (Rabu) dan PPI (Kamis)—yang akan menentukan apakah pasar kembali menaikkan taruhan pengetatan atau memberi ruang bagi logam mulia untuk bernapas. Jika inflasi kembali panas, perak berisiko kembali ditekan; jika inflasi melunak, pemulihan bisa berlanjut, meski tetap sensitif terhadap headline Timur Tengah.(arl)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

SILVER

Setelah Tergelincir, Perak Kembali Bersinar di $36

Harga perak (XAG/USD) memangkas kerugian intraday-nya, diperdagangkan sekitar $36,10 per troy ounce selama jam Asia pada hari...

24 June 2025 10:24
SILVER

Konflik Meningkat, Tapi Perak Malah Melemah Kenapa?

Harga Perak (XAG/USD) bergerak turun ke sekitar $36,20 selama jam perdagangan Asia pada hari Senin. Pemulihan Greenback membe...

16 June 2025 11:14
SILVER

Dolar Turun ke Titik Terendah Baru Tahun Ini karena Kisah Ta...

Dolar turun untuk hari kelima karena para pedagang mengabaikan penangguhan tarif elektronik tertentu dan setelah Presiden Don...

14 April 2025 12:14
SILVER

Pasar Heboh! Perak Naik Tajam, Stok Fisik Mulai Langka

Harga perak terus melonjak dan kini diperdagangkan mendekati level tertinggi dalam 14 tahun terakhir. Kenaikan ini didorong o...

14 July 2025 15:11
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai