Dolar Naik Tipis Jelang Data NFP Jumat
Dolar AS bergerak menguat tipis untuk sesi ketiga beruntun, seiring pelaku pasar mencerna rilis data ekonomi AS terbaru sambil menyiapkan posisi menjelang laporan tenaga kerja (Non-Farm Payrolls/NFP) Jumat.
Indeks Bloomberg Dollar Spot naik sekitar 0,1%, melanjutkan kenaikan setelah menguat 0,3% dalam dua sesi sebelumnya. Penguatan ini ditopang data yang menunjukkan aktivitas sektor jasa AS tumbuh pada laju tercepat dalam lebih dari setahun, meski di sisi lain data tenaga kerja swasta dan lowongan kerja memberi sinyal yang lebih lemah.
Pasar kini memusatkan perhatian pada dua pemicu besar di akhir pekan: rilis NFP Desember serta potensi putusan terkait tarif global Presiden Donald Trump yang juga dijadwalkan keluar pada Jumat. Kombinasi dua agenda ini dinilai bisa mengubah arah ekspektasi suku bunga dan pergerakan dolar dalam jangka dekat.
Sejumlah analis menilai risiko penguatan dolar masih ada bila data pertumbuhan AS terus keluar lebih kuat dari perkiraan, karena itu bisa “mengganggu” skenario pasar yang selama ini menumpuk posisi jual dolar dengan asumsi The Fed akan lebih dovish. Dalam jangka pendek, data ketenagakerjaan tetap menjadi penentu utama.
Di pasar mata uang lain, USD/JPY naik tipis ke 156,90. Data upah Jepang yang sudah disesuaikan (menghapus bonus dan lembur) naik 2% yoy pada November—di bawah perkiraan 2,3%. AUD/USD turun ke 0,6716 setelah pejabat RBA menyebut peluang pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat masih sangat kecil, sementara EUR/USD stabil di 1,1675 dan GBP/USD relatif datar di 1,3453.
Inti Poin (5 Hal):
- Dolar menguat tipis untuk hari ketiga jelang NFP Jumat.
- Bloomberg Dollar Spot Index naik 0,1%, setelah dua sesi sebelumnya total +0,3%.
- Data AS campur: jasa menguat, tapi payrolls swasta & job openings melemah.
- Fokus Jumat: NFP + potensi putusan tarif global Trump.
- Pergerakan utama: USD/JPY 156,90, AUD/USD 0,6716, EUR/USD 1,1675, GBP/USD 1,3453.(asd)
Sumber: Newsmaker.id