Euro Stabil Menanti Keputusan Fed dan Kesepakatan AS-Iran
Nilai tukar euro bertahan di level $1,16 pada perdagangan terbaru Rabu (17/06), sementara investor menunggu detail kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran serta sinyal kebijakan moneter Federal Reserve. Stabilitas mata uang tunggal Eropa ini terjadi di tengah perbaikan sentimen global akibat turunnya harga minyak secara tajam. Pasar tetap waspada menjelang penandatanganan resmi kesepakatan AS-Iran yang dijadwalkan pada Jumat, yang bertujuan mengakhiri konflik dan membuka kembali Selat Hormuz setelah hampir empat bulan perang.
Ekspektasi pasar terhadap kebijakan bank sentral Eropa (ECB) juga mulai berkurang, dengan perdagangan uang saat ini hanya memperkirakan kenaikan suku bunga kurang dari 30 basis poin sepanjang tahun ini. Salah satu pembuat kebijakan ECB, Gediminas Šimkus, menegaskan bahwa risiko inflasi masih memerlukan pengetatan lebih lanjut, dengan minimal satu kenaikan suku bunga diperkirakan untuk menjaga ekspektasi inflasi tetap terkendali.
Sementara itu, fokus pasar juga tertuju pada keputusan kebijakan moneter Federal Reserve yang akan diumumkan hari ini. Investor akan menyoroti proyeksi terbaru FOMC dan komentar Ketua baru, Kevin Warsh, terkait arah suku bunga di masa mendatang. Kombinasi ketidakpastian geopolitik dan kebijakan moneter membuat euro relatif stabil dalam perdagangan awal sesi.
Sentimen global kemungkinan akan kembali bergeser setelah pengumuman resmi dan pergerakan harga minyak, yang bisa memengaruhi keputusan investor dan arah euro dalam perdagangan jangka pendek. Pelaku pasar disarankan untuk tetap memperhatikan perkembangan dari kedua kawasan, baik dari Timur Tengah maupun Amerika Serikat, sebagai faktor penentu utama pergerakan mata uang. (asd)
Sumber: Newsmaker.id