EUR/USD Naik Tipis di Tengah Optimisme Damai Iran dan Pasar Libur
Euro (EUR) bergerak sedikit menguat terhadap Dolar AS (USD) pada perdagangan sesi Eropa hari Senin (25/5), diperdagangkan di kisaran 1,1660–1,1675, setelah sempat menyentuh level terendah tujuh minggu di 1,1575. Pasangan mata uang ini sempat melonjak pada awal sesi Asia, terdorong oleh harapan kesepakatan perdamaian Timur Tengah, meski kenaikan terbatas karena pasar tipis menyusul libur Memorial Day di AS.
Komentar Presiden AS Donald Trump akhir pekan lalu menimbulkan sentimen campur aduk: ia menyatakan kemungkinan tercapainya kesepakatan dengan Teheran, namun memperingatkan bahwa blokade militer di Selat Hormuz tetap berlaku hingga perjanjian resmi ditandatangani. Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, menegaskan diplomasi akan dijalankan sepenuhnya sebelum opsi lain dipertimbangkan. Sementara itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran menegaskan bahwa Tehran sedang merundingkan akhir konflik, namun manajemen Selat tetap menjadi hak negara pesisir.
Volume perdagangan tetap rendah karena libur pasar di AS, dan tidak ada data ekonomi penting yang dirilis pada Senin. Fokus investor akan beralih ke pidato Presiden ECB Christine Lagarde pada Rabu dan serangkaian indikator sentimen dari Komisi Eropa. Di sisi AS, perhatian akan tertuju pada data Personal Consumption Expenditures (PCE) Price Index yang dijadwalkan rilis Kamis mendatang.
Pasangan EUR/USD tetap tertekan oleh ekspektasi bahwa ketegangan energi dan geopolitik dapat memengaruhi inflasi global, yang pada gilirannya berpotensi memengaruhi kebijakan suku bunga ECB dan Federal Reserve. Sentimen risiko saat ini menunjukkan korelasi kuat antara perkembangan negosiasi Iran dan fluktuasi mata uang di kawasan Euro.
Investor di Eropa dan AS menunggu perkembangan lebih lanjut dari negosiasi Iran dan data ekonomi kunci, yang dapat menentukan arah EUR/USD dalam jangka pendek. Posisi teknis menunjukkan pasangan ini berkonsolidasi di bawah level tertinggi minggu lalu, mencerminkan ketidakpastian pasar. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id