AUD Loyo Padahal Damai Dagang Dekat?
Dolar Australia melemah terhadap dolar AS pada perdagangan Senin(27/10), walau sempat dibuka menguat karena sentimen positif dari kemajuan negosiasi dagang AS-Tiongkok. Pelaku pasar masih menahan diri karena fokus sekarang pindah ke data penting Australia: inflasi bulanan September dan data ekonomi kuartal III yang rilis minggu ini. Angka-angka itu akan sangat menentukan pandangan pasar terhadap langkah Bank Sentral Australia (RBA) selanjutnya - apakah mereka perlu tetap ketat atau mulai longgar.
Di sisi global, sentimen risiko sebenarnya lagi membaik. Negosiator Amerika dan Tiongkok mengaku sudah mencapai kesepakatan awal di isu-isu besar seperti kontrol ekspor, fentanyl, dan biaya pengiriman. Ini membuka jalan untuk pertemuan langsung antara Presiden Donald Trump dan Presiden Xi Jinping pada hari Kamis untuk memfinalkan deal dagang. Menteri Keuangan AS Scott Bessent bahkan bilang ancaman tarif 100% dari Trump “secara efektif tidak jadi,” dan Tiongkok setuju beli kedelai AS besar-besaran serta menunda kontrol ekspor logam tanah jarang selama satu tahun. Buat AUD, ini penting karena ekonomi Australia sangat bergantung pada arah ekonomi Tiongkok - jadi kalau Tiongkok stabil, AUD biasanya ikut dapat napas. (az)
Sumber: Newsmaker.id