AUD Tertekan, Data dan Kesepakatan Baru Jadi Sorotan
Dolar Australia (AUD) melemah terhadap Dolar AS menjelang rilis data inflasi AS bulan September yang sangat dinantikan pada hari Jumat. Pasar juga berhati-hati menyusul data ketenagakerjaan Australia yang mengejutkan dengan kenaikan tingkat pengangguran ke level tertinggi dalam hampir empat tahun. Hal ini membuat peluang penurunan suku bunga oleh Reserve Bank of Australia (RBA) melonjak tajam menjadi 70%, naik signifikan dari sebelumnya 40%.
Meski begitu, AUD mendapat dorongan positif dari pernyataan Presiden AS Donald Trump yang optimis akan tercapai kesepakatan dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping dalam pertemuan mereka di Korea Selatan. Hubungan dagang erat antara Australia dan Tiongkok membuat perkembangan ekonomi di negeri Tirai Bambu ini sangat berpengaruh pada pergerakan AUD.
Selain itu, kemajuan dalam perjanjian perdagangan AS-Australia ikut mengangkat sentimen pasar. Presiden Trump dan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese baru saja menandatangani kesepakatan mineral senilai USD 8,5 miliar yang bertujuan mengamankan akses ke sumber daya tanah jarang Australia. Investasi besar-besaran dari kedua negara dalam proyek pertambangan dan pengolahan semakin menambah optimisme pasar terhadap prospek ekonomi Australia. (az)
Sumber: Newsmaker.id