Dolar Australia Dekati Level Terendah
Dolar Australia bergerak stabil di sekitar level US$0,691 pada perdagangan Rabu (24/06). Posisi ini masih dekat dengan level terendah dalam sebelas pekan, setelah data inflasi Australia yang beragam belum cukup kuat untuk mengubah ekspektasi pasar terhadap arah suku bunga.
Secara bulanan, harga konsumen Australia turun 0,7% pada Mei. Penurunan ini membuat inflasi tahunan melambat menjadi 4,0% dari sebelumnya 4,2%, sekaligus menjadi laju inflasi paling rendah dalam tiga bulan terakhir. Namun, inflasi inti yang diukur melalui trimmed mean justru naik 0,4% secara bulanan dan mendorong inflasi inti tahunan ke level 3,6%.
Kondisi tersebut membuat pasar masih terbelah dalam melihat langkah Reserve Bank of Australia ke depan. Setelah menaikkan suku bunga tiga kali tahun ini, bank sentral Australia mempertahankan suku bunga pada bulan ini, tetapi tetap membuka peluang kenaikan lanjutan jika inflasi masih berada di atas target. Selain tekanan dari data inflasi, dolar Australia juga sempat melemah 1,2% pada sesi sebelumnya akibat aksi jual saham global yang dipicu pelemahan sektor teknologi.(asd)
Sumber: Newmaker.id