Risiko Global Naik, Kripto Menahan Diri
Pasar kripto bergerak hati-hati pada Kamis (16/10). Bitcoin bertengger di kisaran $111,2K sementara Ethereum di sekitar $4,03K, dengan reli terhambat karena pelaku pasar menunggu katalis baru. Beberapa media pasar mencatat warna merah kembali mewarnai perdagangan harian, menandakan selera risiko yang memudar setelah gejolak awal pekan.
Dari sisi fundamental, sentimen tertekan oleh memanasnya tensi dagang AS–Tiongkok yang belakangan memicu arus keluar dari aset berisiko, termasuk kripto. Di saat bersamaan, FSB (G20) memperingatkan masih ada “kesenjangan signifikan” dalam aturan global kripto—isu tata kelola yang berpotensi menambah “policy overhang.” Tekanan tambahan datang dari arus keluar besar ETF kripto, khususnya ETF Ethereum yang mencatat net outflow ratusan juta dolar pada 13 Oktober. Kombinasi faktor geopolitik, regulasi, dan arus dana membuat reli kripto sulit berlanjut dalam jangka sangat pendek.
Ke depan, pasar memantau area pertahanan BTC $107K–$110K sebagai zona kunci; kegagalan bertahan bisa memicu penurunan lanjutan, sementara pantulan di area ini dapat memulihkan momentum jangka pendek. Lebar-sempitnya penurunan altcoin juga jadi barometer risiko harian—dengan porsi koin yang melemah masih dominan pada sesi ini. Fokus berikutnya: update kebijakan bank sentral, arus ETF harian, serta headline geopolitik yang berpotensi mengubah arah sentimen secara cepat. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id