Sentimen Pulih, Bitcoin Rebound
Bitcoin bergerak tipis di sekitar US$64.867 pada perdagangan Senin (27/7). Aset kripto terbesar tersebut sempat menyentuh US$65.598, tetapi kembali turun setelah mencapai level terendah harian US$64.416.
Sentimen pasar membaik setelah Amerika Serikat dan Iran menghentikan sementara serangan selama akhir pekan. Jeda konflik meningkatkan harapan diplomasi dan mendorong investor kembali mempertimbangkan aset berisiko, meskipun pergerakan Bitcoin masih terbatas.
Meredanya ketegangan juga menekan harga minyak Brent lebih dari 5%. Penurunan biaya energi membantu mengurangi kekhawatiran bahwa inflasi akan kembali melonjak dan memaksa bank sentral mempertahankan kebijakan suku bunga ketat lebih lama.
Dolar AS turut melemah sekitar 0,3% karena permintaan terhadap aset aman menurun. Dolar yang lebih lemah dapat memberikan dukungan bagi Bitcoin dan aset berdenominasi dolar lainnya.
Perhatian investor kini tertuju pada pertemuan Federal Reserve pada 28–29 Juli. Pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga sekitar 33%, meskipun The Fed lebih luas diperkirakan mempertahankan suku bunga pada pertemuan tersebut.
Ethereum saat ini diperdagangkan di sekitar US$1.624,95. Selama jeda konflik bertahan, minyak terus melemah, dan The Fed tidak memberikan kejutan agresif, Bitcoin berpeluang kembali menguji US$65.500. Namun, konflik yang kembali memanas dapat memicu aksi jual baru pada pasar kripto. (arl)
Sumber: Newsmaker.id