Suku Bunga Nol Tekan Franc Swiss
USD/CHF menguat ke sekitar 0,8187 pada perdagangan Senin (27/7) dan mencapai level tertinggi sejak Juni 2025. Pasangan mata uang tersebut memperpanjang kenaikan selama enam hari berturut-turut.
Penguatan terjadi setelah muncul laporan bahwa Bank Nasional Swiss berpotensi mempertahankan suku bunga di level 0% hingga akhir 2027. SNB kemudian menolak memberikan komentar mengenai laporan tersebut.
Inflasi Swiss masih rendah dan berada dalam target stabilitas harga SNB sebesar 0% hingga 2%. Meski harga minyak meningkat sejak konflik AS-Iran, dampaknya terhadap inflasi Swiss dinilai lebih terbatas dibandingkan Amerika Serikat.
Perbedaan arah kebijakan moneter turut menopang USD/CHF. SNB diperkirakan mempertahankan suku bunga rendah, sementara pasar melihat Federal Reserve masih berpeluang menaikkan suku bunga pada akhir tahun.
The Fed diperkirakan mempertahankan suku bunga di kisaran 3,50%–3,75% pada Rabu. Namun, pasar masih memperkirakan peluang kenaikan langsung sebesar 33%, sedangkan kemungkinan kenaikan pada September mencapai sekitar 81%.
Indeks Dolar AS kembali naik ke sekitar 101,47 setelah sempat turun ke 101,12. Selama selisih suku bunga AS dan Swiss tetap lebar serta SNB membatasi penguatan franc, USD/CHF masih berpeluang mempertahankan tren naiknya. (arl)
Sumber: Newsmaker.id